Kamus Lolos Final Ajax vs Spurs dan Fakta Seputar Klub

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, AMSTERDAM—Ajax akan menjamu Tottenham Hotspur di leg kedua babak semifinal Liga Champions. Berikut kamus lolos final dan data serta fakta seputar kedua klub:

Kamus Lolos Final

Ajax Lolos jika:

Menang

Imbang

Tottenham Hotspur lolos jika

Menang dengan selisih dua gol (unggu agregat)

Menang satu gol dengan catatan mencetak minimal dua gol (2-1, 3-2, dst lolos dengan keunggulan gol tandang)

Jika skor 1-0 untuk Tottenham dalam 90 menit, laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

REKOR SPURS DAN AJAX

Rekor Spurs vs klub Belanda:

Main: 18

Menang: 9

Imbang: 5

Kalah: 4

Rekor Ajax vs klub Inggris:

Main: 23

Menang: 8

Imbang: 7

Kalah: 8

PEMAIN KUNCI

TOTTENHAM

Top ratings

Harry Kane: 7,6

Christian Eriksen: 7,37

Jan Vertonghen: 6,99

Top goals

Harry Kane: 5

Heung-min Son: 4

Fernando Llorente: 2

Top assist

Christian Eriksen: 4

Erik Lamela: 2

Kieran Trippier: 2

AJAX

Top ratings

Hakim Ziyech: 7,68

Dusan Tadic: 7,58

Donny van de Beek: 7,16

Top goals

Dusan Tadic: 6

Nicolas Tagliafico: 3

Donny van de Beek: 3

Top assist

Dusan Tadic: 3

Hakim Ziyech: 3

Klass Huntelaar: 2

FAKTA TIM

Tottenham Hotspur
Peringkat UEFA: 18
Statistik musim ini:

Main: 11

Menang: 5

Imbang: 2

Kalah: 4

Gol: 17

Kebobolan: 15
Pencetak gol terbanyak: Harry Kane (5)
Semifinal terakhir: musim 1961/62, kalah 3-4 vs Benfica
Rekor semifinal: lolos 0, tersingkir 1
Prestasi: semi final (1962)

Ajax
Peringkat UEFA: 20
Statistik musim ini:

Main: 17 (termasuk kualifikasi)

Menang: 10

Imbang: 6

Kalah: 1

Gol: 33

Kebobolan: 14

Pencetak gol terbanyak: Dusan Tadic (6, atau 9 termasuk kualifikasi)
Semifinal terakhir: musim 1996/97, kalah 1-6 vs Juventus
Rekor semi final: lolos 6, tersingkir 2
Prestasi: juara 4 kali (1971, 1972, 1973, 1995)

REKAMAN SEMIFINAL

TOTTENHAM (lolos 0, tersingkir1)

1961/1962: kalah agregat 3-4 vs Benfica (1-3 tandang, 2-1 kandang)

AJAX (lolos 6, tersingkir 2)
1968/1969: menang agregat 3-2 vs Spartak Trnava (3-0 kandang, 0-2 tandang)
1970/1971: menang agregat 3-1 vs Atlético Madrid (0-1 tandang, 3-0 kandang)
1971/1972: menang agregat 1-0 vs Benfica (1-0 kandang, 0-0 tandang)
1972/1973: menang agregat 3-1 vs Real Madrid (2-1 kandang, 1-0 tandang)
1979/1980: kalah agregat 1-2 vs Nottingham Forest (0-2 tandang, 1-0 kandang)
1994/1995: menang agregat 5-2 vs Bayern Munchne (0-0 tandang, 5-2 kandang)
1995/1996: menang agregat 3-1 vs Panathinaikos (0-1 kandang, 3-0 tandang)
1996/1997: kalah agregat 2-6 vs Juventus (1-2 kandang, 1-4 tandang). (UEFA/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...