Malapraktik Kecantikan Sebabkan Kebutaan, Polda Tetapkan Pemilik Klinik Tersangka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyidik Subdit IV (Sumdaling) Ditreskrimsus Polda Sulsel resmi menetapkan pemilik klinik Belle Beuty Care, dr Elisabeth Susana M Biomed sebagai tersangka dalam kasus malapraktik yang dilakukannya terhadap perempuan berinisial ADF.

ADF merupakan perempuan asal Palembang yang akan melakukan operasi plastik pada bagian hidung. Setelah disuntik piller di hidungnya langsung menyebabkan buta permanen pada mata sebelah kiri. Itulah kesimpulan penyidik untuk melakukan penetapan tersangka, karena dianggap ada kelalaian yang dilakukan.

“Penyidik sudah melakukan penyitaan di tempat kerja dr elizlsabeth. Alat medis yang digunakan pada saat oplas (Operasi plastik) yang disita. Hasil dari pemeriksaan juga menerangkan bahwa pelaku tunggal dalam melakukan aksinya,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Rabu (8/5/2019).

Kata dia, Elisabeth sudah resmi tersangka namun masalah penahanan belum dilakukan, alasannya sang dokter kooperatif dan berjanji tidak akan kabur atau pun menghilangkan barang bukti. “Makanya tidak ditahan dulu,” tambahnya.

Perwira berpangkat tiga melati itu menuturkan, agenda penyidik sekarang akan mengumpulkan alat bukti yang lain, administrasi penyidikan dilengkapi. Kalau sudah cukup, maka akan dilakukan tindakan berikutnya. “Termasuk saksi ahli juga diperiksa dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia),” jelasnya.

Alasan subyektif itulah sehingga Elisabeth tidak ditahan sesuai dengan Pasal 21 ayat (1) Kuhap. Sedangkan alasan obyektif diatur dalam Pasal 21 ayat (4) KUHAP yang menyatakan bahwa penahanan tersebut hanya dapat dikenakan dengan pidana penjara lima tahun. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment