Pertama dalam Sejarah, Golkar Terdepak dari Ketua

Rabu, 8 Mei 2019 14:30

Tak BerniatApiaty Amin Syam mengatakan dirinya hanya bisa bersyukur dengan perolehan suaranya yang maksimal. Dia mengaku sama sekali tak pernah terpikir untuk maju di DPRD Makassar harus melengserkan orang lain.”Saya tidak berniat mengalahkan siapa-siapa, hanya bersyukur dapat suara banyak dan bisa duduk,” kata Apiaty.Terkait kemenangannya, dia menyebut hal biasa saja. “Biasa ji gang.” Cuma memang, kata dia, perlu ada trik khusus. Agar tidak salah strategi.”Punya trik dan kiat masing-masing. Mau ki dapat suara, orang mau duduk, pasti kita punya planning yang matang. Perencanaan yang jelas, bagaimana modal yang harus kita gunakan. Artinya siapa sasaran kita harus dipilah-pilah, bahwa sasaran itu tidak cocok. Artinya saya tahu respons atau tidak respon. Itu saya pelajari supaya saya tahu mana yang respons mana yang tidak,” katanya.Strategi itu, kata dia, untuk menghemat sumber daya. Karena jika asal-asalan, bisa rugi semua. “Untuk bisa menghemat tenaga, sumber daya. Tidak boleh karonjo-karonjo atau kajili-kajili karena saking maunya dapat suara dengan cara yang tidak benar,” katanya.Dia mengaku memang lebih banyak porsir sumber daya untuk menggarap Kecamatan Rappocini dibanding Makassar dan Ujungpandang.”Karena saya sudah pelajari tidak perlu terlalu mengejar di dua lain itu (Makassar dan Ujungpandang) bahwa tidak mungkin dapat banyak di situ,” katanya.

Bagikan berita ini:
10
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar