Pertama dalam Sejarah, Golkar Terdepak dari Ketua

Rabu, 8 Mei 2019 14:30

“Kita sudah kunci enam kursi, menunggu dapil V. Setelah kita lihat dari rekap KPU, kita dapat dua kursi di dapil II, dapil I satu kursi, dapil III satu kursi, dan Dapil IV juga satu kursi. Nah, Dapil V ini sangat berpeluang dua 2 kursi. Berarti bisa tujuh kursi,” jelasnya.Kendati demikian, Abdi mengakui keunggulan perolehan suara Nasdem tiap dapil. Namun, Demokrat unggul dari segi sebaran kursi. “Kalau seri (jumlah kursi sama, red), berarti Nasdem ketua. Tetapi kita optimistis lebih unggul perolehan kursi dengan berharap hasil maksimal di Dapil V,” ujar Ketua Komisi A DPRD Makassar ini.Beberapa dapil, lanjut Abdi, Demokrat tertinggi suara pribadi calegnya. Seperti di Dapil II, ada Rezki yang meraih suara hingga enam ribu lebih, begitu juga Dapil III. “Nah, Dapil V ada Arifuddin Dg Kulle dengan suara pribadi yang sangat tinggi,” katanya.Dari data internalnya juga, Nasdem hanya meraih hasil maksimal di Dapil II dengan meraih dua kursi. Namun empat dapil lainnya hanya mampu satu kursi. “Nasdem bisa kunci 6. Dapil III dia dapat dua kursi,” katanya.Bagi Demokrat, hasil rekap di Dapil V menjadi penentu. Jika bisa meraih dua kursi, maka Demokrat dipastikan menjadi pemilik ketua DPRD Makassar.Suara MenurunSekretaris Partai Golkar Makassar, Abdul Wahab Tahir mengakui tren perolehan suara Golkar Pileg kali ini cenderung menurun. “Iya (agak menurun). Kalau dari perhitungan tidak resmi sementara ini, berdasarkan rekap kecamatan memang ada penurunan, tetapi apakah punya efek terhadap kursi atau tidak, kita tunggu pengumuman KPU,” kata Wahab.

Bagikan berita ini:
7
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar