Rakyat Menaruh Hormat Kepada Prabowo, Umbas: Jangan Terhasut “Setan Gundul”

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon Presiden Prabowo Subianto pernah dibohongi oleh Ratna Sarumpaet. Hal itu dilakukan untuk menyudutkan pemerintah dan mendapatkan simpatik masyarakat. Namun, kenyataanya Prabowo mengetahui bahwa, apa yang terjadi kepada Ratna Sarumpaet adalah sebuah kebohongan. Prabowo pun mengungkapkan permohonan maafnya kepada publik.

Kini, menurut Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Amin melalui keterangan resminya bahwa, kejadian tersebut hampir serupa terulang kembali. Ia mengungkapkan bahwa, Andi Arief menuding adanya “setan gundul” yang membisiki Prabowo menang 62 persen pada Pilpres 2019. “Sehingga Prabowo langsung mendeklarasikan kemenangan dan sujud syukur. Padahal, tak ada bukti otentik dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kepada khalayak luas sampai saat ini,” tuturnya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (8/5).

Umbas mengungkapkan bahwa, isu “setan gundul” ini, memberi bukti bahwa ada upaya pembisik yang selalu mendorong Prabowo mengambil langkah grasa grusu, bahkan berujung hoaks. “Kita tentu prihatin, mengingat Prabowo sebagai tokoh bangsa yang dalam 10 tahun ini mengikuti Pilpres, walau gagal, justru dimanfaatkan atau bahkan dicelakai segelintir kelompok ABS alias Asal Bapak Senang.,” katanya.

Umbas pun mengharapkan agar Prabowo sadar bahwa, dirinya sedang “dicelakai” oleh kelompok ABS. Ia juga mengungkapkan bahwa rakyat menaruh hormat kepada Prabowo, jangan sampai terjerumus lebih jauh oleh hasutaan pihak tertentu.

“Jika Prabowo berani dengan tegas dan lantang, menolak bisikan-bisikan yang menodai demokrasi, rakyat akan hormat. Prabowo tentu bisa menjadi negarawan dan akan dicatat dalam sejarah jika segera keluar dari dekapan “setan gundul” yang menyesatkan ini. Semoga !,” pungkasnya. (yog)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment