Tentukan Besaran Zakat Fitrah, Baznas Maros Target Rp10 Miliar Tahun Ini

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Guna membahas penentuan jumlah zakat fitrah yang akan dikeluarkan masyarakat, Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Maros dunia Aula Kantor Baznas Maros. Dalam pertemuan itu dibahas bahwa zakat fitrah dilakukan jika berupa uang.

Ketua Baznas Kabupaten Maros, Andi Said Patombongi, mengatakan, tahun ini Baznas telah menetapkan biaya zakat fitrah berupa uang yang disesuaikan dengan harga beras di pasaran dan sesuai dengan beras yang mereka konsumsi setiap hari. “Jadi nantinya sudah ada ketetapan harga berdasarkan harga beras di pasaran,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, besaran zakat fitrah ini dibagi menjadi tiga kategori. “Kategorinya itu untuk Beras Premium atau Kelas 1, maka besaran zakatnya per orang Rp40 ribu, sementara beras tengah atau kelas 2, maka besaran zakatnya per orang Rp32 ribu, dan terakhir beras rendah atau kelas 3 di mana besaran zakatnya Rp28 ribu per orang,” jelasnya.

Untuk menetapkan besaran harga rupiah dia mengaku menggandeng Dinas Koperasi  UKM dan Perdagangan (Kopumdag) Kabupaten Maros sebagai instansi yang mengetahui harga beras di pasaran.

Diakuinya, ketetapan besaran zakat berupa uang ini, tidak mengalami kenaikan harga, atau sama seperti tahun lalu.

“Tidak ada kenaikan harga, karena ini juga berdasarkan laporan dari Kopumdag dan harga beras tidak terlalu mengalami kenaikan harga. Jadi zakat berupa uang ini masih sama seperti tahun lalu,” katanya.

Dia menambahkan untuk tahun ini Baznas menargetkan pencapaian zakat fitrah sebesar Rp10 miliar. “Dibanding tahun lalu, targetnya mengalami kenaikan. Di mana tahun lalu yang target capaiannya Rp8 miliar. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...