Terima Rp10 Juta Kasus Romi, Lukman Hakim Enggan Menanggapi

Rabu, 8 Mei 2019 14:23

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin enggan menanggapi dugaan dirinya menerima duit pelicin sebesar Rp10 juta, yang diberikan Kakanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanudin. Hal itu dikatakan Lukman, saat memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).”Secara etis tentu saya tidak pada tempatnya menyampaikan di sini, sebelum saya menyampaikan secara resmi di hadapan penyidik KPK,” terangnya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (8/5).Kendati enggan berkomentar soal dugaan keterlibatan yang mengarah kepadanya, Lukman mengaku akan kooperatif di depan penyidik KPK. Dirinya mengaku akan membuka soal dugaan penerimaan uang tersebut di hadapan penyidik KPK.“Saya harus kooperatif mendukung penuh seluruh upaya hukum yang dilakukan lembaga penegak hukum,” imbuhnya.Ihwal adanya dugaan penerimaan uang tersebut, sebelumnya, Kabag Litigasi dan Biro Hukum KPK, Efi Laila Kholis menjelaskan, hal itu terungkap dari pengintaian, operasi tangkap tangan (OTT) sampai penetapan tersangka dan penahanan. Selain itu, ada juga bukti berupa surat, dokumen, sadapan, dan uang berjumlah 30 bukti.“‎Serta keterangan dari sekurang-kurangnya tujuh orang termasuk keterangan pemohon (Romi) yang diperoleh penyelidik termohon di tahap penyelidikan,” kata Efi, saat membacakan surat jawaban di sidang Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/5).Agar tetap dapat mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kemenag, Haris Hasanudin melalui Gugus Joko Waskito memberikan masukan kepada Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama, perihal kendala persyaratan yang dihadapi oleh Haris dan meminta bantuan agar tetap dapat mengikuti seleksi yang berlangsung.

Bagikan berita ini:
5
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar