Pengacara Eggi Sudjana Sebut Pernyataan People Power Bukan Makar


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kuasa hukum Eggi Sudjana, Pitra Romadoni kecewa terhadap Polda Metro Jaya terkait penetapan tersangka kasus pernyataan people power terhadap kliennya. Dia mengklaim, pernyataan konteks people power yang disampaikan Eggi tidak ada hubungannya dengan makar.“Beliau ini adalah Tim Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN). Konteks tentang people power adalah dia sedang menyatakan pendapat tentang kecurangan-kecurangan yang terjadi. Pendapat itu kan sudah jelas diatur dalam UU Nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyatakan pendapat,” kata Pitra, Kamis (9/5).“Kenapa sekarang pendapat bisa dipidanakan? People power dalam kitab UU acara pidana itu tidak ada, tidak ada bahasa people power. Yang ada bahasa makar,” lanjutnya.Soal penetapan tersangka terhadap Eggi, kata Pitra, dirinya bersama klien akan melakukan upaya hukum. Dia belum bisa memastikan akan memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya atau tidak.Jelang Aksi 9 Mei, Keamanan Kantor KPU Diperkuat“Saya akan koordinasikan dengan beliau terhadap penetapan tersangka tersebut. Yang jelas, kita akan melakukan upaya hukum atau tindakan hukum terhadap penetapan tersangka itu,” tegas Pitra.Upaya hukum yang dimaksud, lanjut Pitra, merupakan gelar perkara yang dilakukan kepolisian. Polisi dalam hal ini harus dapat menghadirkan saksi ahli untuk melihat konteks hukum yang dapat menetapkan Eggi sebagai tersangka.“Saksi ahlinya dihadirkan dulu, ahli bahasa, ahli tata negara, ahli pidana. Kan belum dihadirkan saksi ahli, disitu saya kekecewaannya,” ucap Pitra.

Komentar

Loading...