Berani Bikin Gebrakan, Pranata Layak Jadi Menteri


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pengamat dan Praktisi Pendidikan Abad 21, Indra Charismiadji mengatakan sulit menemukan sosok yang layak menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).Menurutnya, jabatan Mendikbud tidak populer meski posisinya sangat strategis dalam suatu bangsa.”Jujur saja saya bingung melihat siapa-siapa kandidat yang cocok jadi Mendikbud. Kebanyakan enggak care terhadap pendidikan sih, apalagi pendidikan dasar menengah,” kata Indra, Kamis (9/5).Menurut Indra, daripada menempatkan orang yang salah, alangkah bijaknya menunjuk para dirjen atau eks dirjen di Kemendikbud. Mereka sudah pasti menguasai persoalan dan bisa menyelesaikan masalah.”Kalau dari sisi gebrakan, dari semua dirjen dan mantan dirjen, menurut saya yang paling berani buat perubahan itu Pak Pranata,” kata Indra.Sumarna Surapranata yang dibeken disapa Pak Pranata, adalah mantan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).Semasa jadi dirjen, Pranata berani membuat UKG (uji kompetensi guru) dan memaparkan betapa rendah mutu guru Indonesia. “Dari paparan UKG itu, planning beliau mau pelatihan besar-besaran tapi keburu diminta mengundurkan diri,” ujarnya.Baca: Kapan Reshuffle? Hasto: Yang Penting Mudik Lancar DuluPranata, lanjut Indra, juga yang medorong organisasi profesi guru selain PGRI untuk berkembang. Pranata juga yang berani melakukan perubahan. Sayangnya, kata Indra, akan sulit bagi Pranata melaju ke bursa calon Mendikbud. Lantaran Pranata tidak didukung PGRI.”Kalau mau ingin pendidikan di Indonesia maju harus orang seperti Pak Pranata yang jadi mendikbud. Masalahnya beliau tidak didukung PGRI. Selama ini PGRI selalu jadi tempat presiden konsultasi masalah pendidikan. Jadi siapa pun calon mendikbud sepertinya harus ada dukungan PGRI,” pungkasnya. (jpnn)

Komentar

Loading...