Kinerja Pengawas Pendidikan di Toraja Bakal Dievaluasi

Kamis, 9 Mei 2019 - 09:00 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKALE — Kinerja pengawas pendidikan dari tingkat TK, SD dan SMP dievaluasi. Dalam menjalankan tugas para pengawas tersebut belum menunjukkan hasil. Hasil pengawasannya pun tanpa tindak lanjut.

Bupati Tator, Nico Biringkanae, berharap tugas jadi pengawas pendidikan bukan lagi sebuah penugasan karena kesalahan sebagai pendidik, tetapi sudah menjadi jabatan. Tugasnya adalah mengawasi proses belajar mengajar.

“Karena itu, harus profesinal dalam tugas. Ini penugasan untuk dukungan proses pengajaran. Hasil pengawasan harus jadi rujukan untuk pembenahan dan perbaikan,” jelas Nico.

Sebanyak 39 pengawas, 3 orang untuk TK, 23 orang untuk SD dan 13 orang untuk pengawas SMP, Rabu, 8 Mei 2019, kemarin dikumpul untuk merumuskan program kerjanya di ruang pertemuan gereja Toraja wilayah III Makale.

Kadis Pendidikan, Anton Toding, mengakui bahwa hasil pengawasan selama ini belum maksimal. Sifatnya baru pengawasan belum ada yang bisa ditindalklanjuti. Tugas untuk penjaminan mutu pendidikan belum bisa diharapkan.

Diknas, kata dia, juga tengah merancang program dan penugasan mereka dan sekaligus akan menyediakan pemberian penghargaan berupa reward bagi pengawas yang berprestasi.

“Kita akan bekali sistem dan manajemen mutu pendidikan. Hasil pengawasan mereka kita harapkan memberikan jaminan mutu pendidikan,” jelas Anton Toding, Kamis, 9 Mei 2019. (Frederich Suselisu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.