KPU Khawatir Terganggu Aksi 9 Mei

Kamis, 9 Mei 2019 - 13:57 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan menilai aksi demonstrasi Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak), Kamis (9/5) berpotensi besar menganggu kinerja jajaran lembaga penyelenggara pemilu itu.

Jelang Aksi 9 Mei, Keamanan Kantor KPU Diperkuat

Sebab, KPU pada saat yang sama tengah menyelesaikan proses rekapitulasi suara tingkat nasional untuk pemilihan luar negeri.

“Tidak mengganggu sih, tetapi sangat mengganggu. Sekarang bayangkan, ya, kami berbicara begitu, kami juga mendengarkan, tetapi yang di luar (demonstrasi) juga ngomong,” kata Wahyu di Gedung KPU.

Meski demikian, KPU tetap mempersilakan pihak-pihak yang berunjuk rasa termasuk Gerak. Wahyu menegaskan, KPU tidak akan mengadang rencana Gerak untuk berdemonstrasi

“Ya kalau kebebasan mengeluarkan pendapatnya sih boleh-boleh saja,” ucap Wahyu.

Walakin, Wahyu mengharapkan Gerak dalam aksinya juga menghargai KPU. Setidaknya demonstran Gerak tidak memakai pengeras suara dengan kencang.

“Kebebasan mereka mengganggu kami. Kan seperti lo menyetel radio terlalu kenceng. Ya memang radio lo, tetapi kan gue (merasa) berisik,” ungkap dia.

Sebut Jokowi Keturunan PKI, Anak Pengusaha Money Changer Ini Ditangkap

Sebelumnya Eggi Sudjana, Kivlan Zein, Ustaz Sambo dan massa dari Gerak berencana menggelar aksi di depan KPU siang ini. Mereka akan mengepung KPU dan Bawaslu untuk mendesak lembaga penyelenggara pemilu itu mendiskualifikasi pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.