Ustaz Bachtiar Nasir Ditersangkakan, Pemuda Muhammadiyah: Nuansa Politisnya Sangat Kental

Kamis, 9 Mei 2019 - 11:01 WIB

FAJAR.CO.ID – Penetapan tersangka terhadap Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) berpotensi memunculkan kegaduhan baru. Terlebih saat ini tahapan Pemilu 2019 belum sepenuhnya selesai.

Itu dikemukakan oleh Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) melalui surat terbuka yang beredar. Surat itu mencantumkan nama Ketua umum PPPM, Sunanto, dan Sekretaris Jenderal, Dzulfikar Ahmad Tawalla.

Dalam surat itu dituliskan bahwa penetapan tersangka terhadap UBN oleh Polri sangat mengecewakan publik, khususnya umat Islam. Itu karena UBN adalah sosok yang dihormati dan ulama yang disegani.

Tidak bisa dinafikkan bahwa UBN adalah salah satu tokoh penggerak aksi 212 yang belakangan mendukung salahsatu Paslon Presiden. Sehingga siapapun yang melihat perkara ini akan menduga kuat bahwa perkara ini lebih kental urusan politiknya daripada penegakan hukumnya itu sendiri.

Polri harus melihat bahwa hukum tidak selamanya harus dilihat dari perspektif kepastian hukum tetapi juga perspektif keadilan hukum yang dirasakan oleh masyarakat.

UBN telah memberikan klarifikasi bahwa Rekening YKUS hanya dipinjam untuk pendanaan aksi umat dan telah disalurkan kepada yang seharusnya serta sama sekali tidak terdapat niat dari yang bersangkutan untuk melakukan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang sabagaimana yang disangkakan.

Oleh karena itu Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Meminta kepada POLRI untuk lebih memperhatikan perspektif rasa keadilan masyarakat dibanding pertimbangan lainnya dalam proses pemeriksaan terhadap UBN;
  1. Mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengutamakan komunikasi dalam menghadapi perkara yang sedang dihadapi oleh UBN;
  1. Menyatakan siap mendukung dan mengawal UBN dalam menghadapi perkara ini serta siap memfasilitasi pengacara-pengacara terbaik dari kader Pemuda Muhammadiyah untuk mengawal kasus UBN. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.