Diduga Lakukan Pelanggaran, Komsioner KPUD Buteng Diadukan ke DKPP

Jumat, 10 Mei 2019 19:51

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Diduga melakukan kecurangan, calon anggota DPRD Dapil 3 (Kec. Mawasangka Tengah dan Mawasangka Timur) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), La Saha laporkan KPUD Butteng ke DKPP atas dugaan pelanggaran ettik.Didampingi kuasa hukum, La Saha menyambangi kantor DKPP, Jumat (10/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Laporan bernomor 01-10/PP.01/V/2019 terkait pengaduan pelanggaran pemilu yang terjadi di TPS 01 Kelurahan Lakorua pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 17 April lalu.”Kami laporkan KPUD Buteng terkait etik, karena menolak dua Rekomendasi Panwascam Masteng untuk menggelar PSU. KPUD Buteng melanggar peraturan DKPP nomor 2 tahun 2017 pasal 8, 11, 15, dan pasal 19,” jelas Dian Farizka kuasa hukum La Saha saat ditemui di kantor DKPP RI, Jumat (10/5).Dian mengungkapkan bahwa, jika mengacu pada aturan tersebut, maka komisioner KPUD Buteng dapatt dikenakan sanksi etik, bahkan pidana sebagai penyelenggara, karena rekomendasi Panwaslu soal PSU itu bersifat mengikat.”Kalau kami lihat dari subtansi perkara TPS 01 Kelurahan Lakorua mestinya KPUD Buteng melaksanakan rekomendasi PSU, karena itu sesuai dengan perintah UU nomor 7 tahun 2017 pasal 372 ayat 2 dan Peraturan KPU nomor 9 tahun 2019 per KPU nomor 3 tahun 2019. Sehingga diyakini para komisioner KPUD bisa dipecat karena telah salah mengambil keputusan yang menolak rekomendasi Panwaslu”, ungkap Dian.

Komentar