Sirkulasi Makanan dalam Tubuh Selama Berpuasa


Oleh: Syamsul Rahman (Dosen Ilmu Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar)Puasa yang kita lakukan adalah ibadah kepada sang Pencipta yang memang memerintahkan kita untuk berpuasa.MAKA perintah ini pun dilaksanakan sebagai bentuk ketaatan dan menjunjung tinggi segala perintah-Nya. Apa yang sudah diungkap oleh ilmu pengetahuan tentang manfaat kesehatan dalam berpuasa, itu merupakan suplemen yang akan semakin mendongkrak keimanan kita terhadap kebenaran Rasul pengemban risalah syariat dan juga kecintaan kita terhadap Allah sang Pencipta yang menurunkan perintah untuk berpuasa.Mengenai makanan dan pola makan selama berpuasa, Islam tidak hanya menyinggung tentang makanan dan kandungannya saja, tapi juga kesempurnaan dan kesehatan makanan serta cara mengonsumsinya. Sebab, pola makan yang buruk dan berlebih-lebihan dalam mengonsumsi makanan dari yang seharusnya, serta tidak memerhatikan keseimbangan kandungan makanan, akan mengakibatkan munculnya berbagai macam penyakit.Pola sirkulasi makananKomposisi makanan terdiri atas zat-zat seperti karbohidrat, protein, lemak, dan beberapa macam vitamin, serta berbagai macam bentuk mineral. Semua zat ini dicerna di dalam lambung dan usus dan dihaluskan menjadi unsur-unsur sederhana yang mudah diresap. Proses pencernaan tersebut terdiri atas beberapa fase. Pertama, fase pencernaan dan penyerapan. Fase ini memakan waktu 3 sampai 4 jam sesuai dengan kadar makanan yang dikonsumsi dan jenis kandungannya.Misalnya. karbohidrat akan dicerna menjadi zat gula sederhana seperti glukosa. Setelah diserap, zat ini kemudian dialirkan melalui pembuluh darah menuju ke hati. Lalu 60 persen dari zat tersebut mengalami perubahan menjadi glikogen untuk disimpan dan menjadi lemak tripartit untuk disimpan di jaringan lemak. Sedangkan sisanya sebanyak 20–40 persen akan dialirkan ke seluruh jaringan tubuh.

Komentar

Loading...