Tak Terima Tersangka, Sofyan Basir Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

Jumat, 10 Mei 2019 14:13

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Tersangka kasus dugaan suap kontrak kerja sama PLTU Riau-1, Sofyan Basir melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Upaya hukum tersebut diajukan tim kuasa hukum Sofyan, Soesilo Aribowo teregistrasi dengan Nomor: 48/Pid.Pra/2019/PN.Jkt.Sel.Soesilo menuturkan, pihaknya melayangkan gugatan praperadilan pada Rabu (8/5). Upaya hukum tersebut ditempuh tiada lain agar Sofyan bebas dari jeratan tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sedang diajukan (praperadilan), diajukan 8 Mei 2019,” kata Soesilo saat dikonfirmasi, Jumat (10/5).

Alasan praperadilan ini diajukan, kata Soesilo, untuk melihat konstruksi hukum proses penetapan tersangka yang disematkan kepada Direktur Utama PLN nonaktif tersebut. Pasalnya dalam proses penetapan tersangka harus membutuhkan dua alat bukti.

“Ingin melihat konstruksi proses penetapan tersangka dan dua alat bukti dalam penetapan tersangka,” tegas Soesilo.

Senada, hal ini pun dibenarkan oleh Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Ahmad Guntur, bahwa Direktur PLN nonaktif melayangkan gugatan praperadilan. Namun Guntur belum bisa membeberkan majelis hakim yang akan memegang perkara tersebut. “Belum ditetapkan (majelis hakim),” jelas Guntur.

Bagikan berita ini:
6
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar