KPU Juga Rekap Penyelenggara Tumbang


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Selain menghitung suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel kini juga merekap jajarannya yang sakit maupun meninggal dunia. Data terbaru, tujuh penyelenggara meninggal dunia dan 416 sakit di Sulsel.Komisioner KPU Sulsel Asram Jaya mengatakan hasil rekap itu nantinya akan disetor ke KPU RI. Akan terus diperbaharui hingga tahapan rampung semua di tingkat provinsi.”Kita masih tunggu petunjuk teknis (juknis) dari KPU RI. Sementara kami mendata terus, berapa yang sakit dan meninggal dunia,” katanya, malam tadi.Setelah turun Juknis dari KPU RI, kata dia, baru akan diketahui langkah selanjutnya. Termasuk menghubungi ahli waris yang meninggal dunia untuk penyerahan santunan. “Termasuk besaran santunannya kita tunggu juknisnya,” lanjut Asram.Memang, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui usulan KPU untuk santunan KPPS yang meninggal. Santunan bagi yang meninggal sebesar Rp36 juta. Bagi anggota KPPS yang cacat permanen Rp 36 juta.Besaran santunan untuk anggota KPPS yang luka berat Rp 16,5 juta, dan untuk anggota KPPS yang luka sedang sebesar Rp 8,25 juta. Bagi penyelenggara yang jatuh sakit, dalam petunjuk teknis (juknis) yang sedang disusun KPU, akan dimasukkan dalam kategori luka sedang maupun luka berat.Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting mengungkapkan data KPU pada Jumat, 10 Mei, menunjukkan total 4.602 penyelenggara menderita sakit. “Total ada 5.071, di antaranya 469 meninggal,” ujarnya.

Komentar

Loading...