Tak Bersalah, Hakim Vonis Bebas Ketua MUI Palopo


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus dugaan korupsi Rp2,3 miliar pada bantuan hibah Pemkot Palopo tahun 2008-2009, kepada Yayasan Masjid Agung Luwu Palopo (MALP) akhirnya tuntas. Sidang Putusan Majelis Hakim Tipikor pada Kamis malam lalu, menyatakan para terdakwa tidak bersalah.Masing-masing kepada Ketua Umum Yayasan MALP yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palopo, KH Syarifuddin Daud (70), M Masyhudi Machsun serta Agus Prayudi Adi masing-masing selaku pengawas dan rekanan dalam rehabilitasi masjid agung tersebut.”Putusan ini patut disyukuri bukan saja oleh para terdakwa dan keluarganya, tetapi juga segenap umat Islam Palopo. Mereka telah mengabdikan dirinya sebagai pengurus masjid tanpa pamrih. Ini semacam ‘hadiah’ Ramadan untuk kita semua,” kata penasihat hukum terdakwa, Lukman S Wahid SH, Sabtu, 11 Mei.Menurutnya, dari aspek hukum putusan ini merupakan suatu bentuk koreksi bahwa ada yang salah dan keliru dari proses penyidikan dan penuntutan yang dilakukan kepada terdakwa. Terlebih kepada sosok Kiai yang sangat dihormati masyarakat muslim di Palopo dan Tana Luwu.Sebelumnya, jaksa menuntut Kiai Syarifuddin Daud hukuman penjara satu tahun, subsider Ro50 juta rupiah atau ganti dua bulan kurungan. Namun setelah melalui rangkaian persidangan dan pemeriksaan oleh Majelis Hakim yang diketuai Yanto Susena SH MH, menyebutkan tidak terdapat kerugian negara sebagaimana dalam dakwaan.

Komentar

Loading...