ICW: KPK Era Agus Rahardjo Mengecewakan


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Masalah internal hingga belasan kasus besar yang tak kunjung terungkap menjadi catatan merah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepemimpinan Agus Rahardjo. Indonesia Corruption Watch (ICW) pun kecewa dengan kinerja komisi antirasuah tersebut.Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, konflik internal di tubuh KPK membuat masyarakat kecewa. Misalnya yang belakangan terjadi yakni masalah pengangkatan 21 penyelidik independen sebagai penyidik KPK.

“Masyarakat sipil tidak terlalu puas dengan kinerja KPK di masa kepemimpinan Agus Rahardjo cs, karena banyak problem yang terjadi,” ucap Kurnia, Minggu (12/5).

Buruknya manajemen konflik di internal KPK dibarengi dengan kinerja pemberantasan korupsi yang jauh dari ekspektasi publik. Selama empat tahun kepemimpinan Agus Rahardjo, sebanyak 18 kasus besar belum berhasil dituntaskan.

“Kami mencatat paling tidak masih ada 18 perkara korupsi yang cukup besar, yang masih ditunggak penyelesaiannya oleh KPK,” kata Kurnia menyebut hasil kajian ICW bersama Transparency International Indonesia (TII).

Di antara kasus besar yang belum selesai yakni bailout Bank Century, kasus Wisma Atlet Hambalang, kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia, hingga kasus penyelewengan proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Kementerian Kehutanan.Kemudian kasus suap alat kesehatan di Kementerian Kesehatan, kasus hibah kereta api dari Jepang di Kementerian Perhubungan, kasus suap Rolls-Royce ke pejabat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, kasus BLBI, kasus megaproyek KTP-el, hingga kasus Pelindo II.

Komentar

Loading...