Sandi Luruskan Tudingan Waketum Gerindra soal Partai Pak SBY

Minggu, 12 Mei 2019 - 21:51 WIB
calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan, penyerahan LPPDK kepada KPU merupakan komitmen paslon 02 dalam mewujudkan kontestasi yang transparan.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Calon Wakil Presiden (Cawapres), Sandiaga S Uno meyakini Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang mengusungnya di Pilpres 2019 masih solid. Pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 itu menegaskan, tidak ada perpecahan dalam koalisi partai politik pendukungnya.

“Kami sangat solid dan sudah dikonfirmasi para sekjen (parpol) bahwa Koalisi Indonesia Adil dan Makmur solid,” kata Sandiaga di Jakarta Pusat, Minggu (12/5) ini.

Pernyataan Sandi itu untuk menepis tuduhan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono yang menyebut Partai Demokrat (PD) tak serius memenangkan duet bernomor urut 02 itu. Arief sebelumnya meminta partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY itu meninggalkan koalisi pendukung Prabowo-Sandi.

Sandi pun menepis pernyataan Arief. Mantan wakil gubernur DKI itu juga mengkritik tudingan Arief terhadap Demokrat.

“Ungkapan seperti itu ialah ungkapan yang bertentangan dengan spirit kebersamaan,” ungkap dia.

Sandiaga juga membantah anggapan yang menyebut PD tak diuntungkan dengan mengusung Prabowo di Pilpres 2019. Menurutnya, semua parpol pengusung Prabowo – Sandi memperoleh keuntungan politik.

Alasan Kuat Romi Lolos dari Jerat KPK

“Insyaallah kami sama-sama berharap kesolidan koalisi kami dalam pilpres kemarin mendatangkan keberuntungan bagi seluruh anggota koalisi, karena kami berjuang bersama,” pungkas dia. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.