Tim Basket Sulsel Tanpa Pelatih Kepala

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Polemik yang terjadi di tim basket putra Sulsel, berakhir. Atlet yang akan turun berlaga di Pra-PON dipastikan tidak didampingi pelatih kepala.

Manajer tim basket putra Sulsel, Wahyu Hidayat menjelaskan, sesuai arahan Ketua umum Perbasi Sulsel, Ashabul Kahfi untuk mengakomodir pelatih yang telah ditunjuk guna membentuk tim pelatih.

“Hasil rapat tidak lagi membawa ego atau jabatan, kami semua sepakat tidak akan membawa jabatan headcoach (pelatih kepala) atau asisten pelatih, tetapi sekarang kami mengatasnamakan Tim Pelatih,” jelas Wahyu, Minggu (12/5/2019).

Tim pelatih basket putra Sulsel dihuni sederet nama, seperti Jamin Mattotoran, Kurniawan Hazairin, Ikhsan, dan Salahuddin. Mereka ini yang akan saling bahu-membahu meramu strategi tim dalam pertandingan.

Sementara itu, Sekum Perbasi Sulsel, Muh. Taufiq NT berujar, posisi para pelatih yang masuk dalam tim basket putra Sulsel, sama. Tidak ada kepala pelatih tim lagi.

“Kita harapkan tim basket putra Sulsel bisa berprestasi dan lolos ke PON Papua, nanti,” tutur Taufiq.

Lanjut dikatakan Taufiq, kuota tim yang berlaga di PON Papua untuk putra sebanyak 10 tim. Hanya saja, tiga kuota sudah terisi, yakni jatah tuan rumah, juara dan runner-up PON, lalu.

“Tersisa tujuh kuota yang diperebutkan. Dijadwalkan Pra-PON dilaksanakan di Banten, 29 Juni sampai 7 Juli,” akunya.

Adapun tim pelatih basket putra Sulsel, Kurniawan Hazairin, berupaya memaksimalkan seluruh elemen tim untuk bisa meraih hasil terbaik, nantinya.

“Karena ini petunjuk dari Pak Ketua Umum. Saya akan mengerahkan kemampuan terbaik saya untuk Sulsel bersama tim pelatih lainnya,” pungkasnya. (smd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...