Gagal Jegal Manchester City Juara, Brighton Pecat Hughton

Senin, 13 Mei 2019 - 17:46 WIB
Chris Hughton/AFP / Glyn KIRK

FAJAR.CO.ID, BRIGHTON—Brighton & Hove Albion memecat manajer Chris Hughton pasca kekalahan 1-4 dari Manchester City di pekan ke-38 Premier League Inggris. Kekalahan itu memastikan The Citizens mempertahankan gelar yang mereka raih musim lalu.

Keputusan itu mungkin mengejutkan bagi Hughton yang telah berbicara tentang keinginannya agar para pemainnya bangkit kembali dari kekalahan 4-1 di hari terakhir Liga Inggris. Ketua Brighton, Tony Bloom juga mengatakan, keputusan ini adalah salah satu keputusan paling sulit dalam hidupnya.

Hughton membimbing Brighton ke semi-final Piala FA dan mempertahankan status mereka di Liga Premier untuk musim kedua berturut-turut. Namun, penurunan performa mereka di liga mereka di bagian akhir musim mmebuat Bloom akhirnya memutuskan menendang Hughton.

“Tidak diragukan lagi, ini menjadi salah satu keputusan paling sulit yang harus saya buat sebagai ketua Brighton & Hove Albion, tetapi akhirnya saya telah membuatnya karena bagaimana kami berjuang di paruh kedua musim,” kata Bloom dalam sebuah pernyataan klub hari ini.

“Perjalanan kami dengan hanya tiga kemenangan dari 23 pertandingan Liga Premier menempatkan status kami pada risiko yang signifikan. Dengan memikirkan hal itu, dan pertunjukan selama periode itu, saya sekarang merasakan ini saat yang tepat untuk perubahan,” jelasnya.

Hughton – yang sebelumnya menangani Newcastle, Norwich dan Birmingham menggantikan Sami Hyypia pada Desember 2014, dimana Brighton saat itu tepat di atas zona degradasi Championship. Setelah kalah di semi-final play-off pada tahun 2016, mantan bek Tottenham dan Republik Irlandia itu memimpin Brighton untuk promosi musim berikutnya dengan finish di tempat kedua.

“Chris telah melakukan pekerjaan luar biasa selama empat setengah tahun terakhir. Pertama, menstabilkan klub kami, mencapai babak play-off di musim pertamanya, mengamankan promosi pertama kami ke Liga Premier, dan mempertahankan status kami dalam dua musim berturut-turut. Chris akan selalu dikenang oleh staf dan penggemar Albion sebagai salah satu manajer klub kami yang terbaik dan paling dihormati,” tegas Bloom. (AFP/amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.