Kapolda Sulsel Safari Ramadan  di Maros, Ini Pesan yang Disampaikan

Senin, 13 Mei 2019 - 21:05 WIB

FAJAR.CO.ID,MAROS –Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin melakukan kunjungan safari ramadan di Kabupaten Maros, Senin, 13 Mei di rumah jabatan Bupati Maros, Jalan Jendral Ahmad Yani Nomor 1 Kecamatan Turikale.

Kapolda beserta Rombonga tiba di Rumah Jabatan Bupati Maros sekitar pukul 17.00 Wita dan disambut langsung oleh Bupati Maros, HM Hatta Rahman.

Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengatakan satu kehormatan bagi warga Kabupaten Maros. Sebab menjadi Kabupaten pertama yang dikunjungi Kapolda dalam kegiatan safari ramadan.

Dia mengaku mengapresiasi kinerja Polri dan TNI, sehingga pelaksanaan Pemilu berjalan lancar, tertib dan aman.

“Ini semua bisa terwujud berkat dukungan Polri dan TNI. Olehnya itu saya mewakili masyarakat Maros mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda, Kapolres beserta seluruh jajarannya,” katanya.

Dia juga mengatakan selain masalah ketertiban dan keamanan, dalam rangka menyambut bulan suci ramadan, ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Maros.

“Salah satunya dengan penyaluran bantuan Alquran untuk masing-masing rumah tangga atau per kepala keluarga (KK) di 14 Kecamatan se Kabupaten Maros,” jelasnya.

Menariknya lagi sebab Alquran itu dilengkapi terjemahan per kata, kode tajwid dan penjelasan terjemahan per ayat.

“Sehingga tidak ada lagi alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak dapat membaca Alquran dan memahami isinya. Hal ini juga sejalan dengan tekad Pemerintah Kabupaten Maros untuk membebaskan buta baca tulis Alquran bagi masyarakat Kabupaten Maros,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs Hamidin mengakui jika kegiatan safari ramadan yang dilakukan di Maros ini merupakan yang pertama kali.

“Ini kesempatan pertama kami dan pilihan kami yang pertama di Kabupaten di Maros. Makanya kita gelar di sini,” jelasnya

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa dengan kesederhanaan dan tidak melakukan hal-hal merugikan baik diri sendiri maupun orang lain.

Dia juga mengimbau agar senantiasa menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan dengan senantiasa meningkatkan keamanan.

“Mari tingkatkan toleransi kerukanan umat beragama jangan lah mudah terpancing isu-isu yang dapat menyesatkan kita semua terutamaa dalam menyiakapi berita hoax yang bisa sifatnya memecah persatuan bangsa,” katanya.(rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.