Menag dan Menpora Dikaitkan Kasus Korupsi, KPK Diminta Segera Tetapkan Statusnya

Senin, 13 Mei 2019 10:35

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera menentukan status hukum Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Sebab keduanya dinilai terlibat dalam dua kasus berbeda.Lukman diduga terlibat dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Sedangkan, nama Imam disebut terlibat dalam kasus dugaan suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraha (Kemenpora) untuk KONI.

“Harapan kami, kalau misalnya bukti sudah cukup seharusnya KPK jadikan itu modal untuk penetapan sebagai tersangka. Harus segera, ini secara umum seharusnya begitu ya,” kata anggota Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Kurnia Ramdhana di kantornya, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Minggu (12/5).

Kurnia meyakini, KPK tidak akan ragu dalam menetapkan seseorang yang diduga terlibat sebagai tersangka selama memiliki dua alat bukti cukup. Sekalipun, pihak tersebut merupakan pejabat tinggi negara.

“Kami yakin KPK enggak sembarangan tetapkan status tersangka. Mereka enggak melihat background-nya itu siapa, semua hal ini masalah kecukupan alat bukti saja,” tegasnya.

Lukman Hakim diduga kuat bekerja sama dengan mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy dalam mengatur seleksi jabatan tinggi di Kemenag. Bahkan, dalam upaya menajamkan dugaan itu, penyidik pun terus melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari unsur pejabat Kemenag.Mereka yakni beberapa staf khusus Menag dan panitia pelaksana seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag. Termasuk, Sekjen Kemenag, Nur Kholis Setiawan dan Kepala Biro Kepegawaian Kemenag, Ahmadi.

Bagikan berita ini:
2
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar