Pilih Tunggu Praperadilan, Eggi Sudjana Mangkir

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana tidak memenuhi panggilan pemeriksaan polisi. Tim kuasa hukum Eggi menyebut, alasan Eggi tidak hadir lantaran sedang menunggu hasil praperadilan terkait statusnya sebagai tersangka.

“Pokoknya sampai hari ini kami menyampaikan beliau nggak hadir, tapi kalau ada perubahan kami nggak tahu,” kata pengacara Eggi, Damai Hari Lubis kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5).

Damai menyebut, pihaknya sedang menunggu hasil praperadilan yang diajukan pada tanggal 10 Mei lalu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait status tersangka Eggi. Alasan itulah yang membuat Eggi tidak hadir dalam pemeriksaan hari ini.

“Alasannya Eggi sudah praperadilan status tersangkanya. Ini artinya sedang kami uji apakah sah menurut hukum atau tidak. Karena yang dilaporkan (Pasal) 160 kok jadi (Pasal) 107. Itu kan makar bisa (dihukum) mati, seumur hidup, 15 tahun, nah kode etik kan belum,” ungkap Damai.

Damai mengatakan, pihaknya saat ini juga berupaya menemui penyidik Polda Metro Jaya yang sedang menangani kasus Eggi. Ia ingin menanyakan terkait status tersangka Eggi.

Sebelumnya, Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya memanggil Eggi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan pada hari ini, Senin (13/5). Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan pertama kalinya setelah Eggi berstatus tersangka.

Sementara melalui tim kuasa hukumnya, Pitra Romadoni, Eggi Sudjana telah meyangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Praperadilan itu teregistrasi dengan Nomor: 51/Pid/Pra/2019/PNJKT.SEL.

Diketahui, Polda Metro Jaya menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar terkait pernyataan ‘people power’. Penetapan tersangka tersebut setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara.

Argo mengatakan, dengan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti berupa video hingga berita-berita di media massa sudah cukup untuk meningkatkan status Eggi menjadi tersangka.

Argo menuturkan, pada Rabu (8/5) penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah melakukan gelar perkara untuk menetapkan Eggi sebagai tersangka terkait pernyataan ‘people power’.

“Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik memaparkan keterangan saksi dan keterangan ahli dan barang bukti, gelar perkara tersebut menyimpulkan bahwa saksi terlapor Eggi Sudjana dinaikkan menjadi tersangka,” tukas Argo.

3 Alasan TGPF Mendesak Dibentuk atas Kematian Ratusan Petugas KPPS

Atas perbuatannya, Eggi Sudjana disangkakan melanggar Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...