Puasa, Penawar Racun Hati


Oleh: Hafiz Elfiansya Parawu (Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar)“Ketahuilah, di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik, maka baik pulalah seluruh tubuh. Dan apabila ia rusak, maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah, itu adalah hati” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)JIKA tubuh kita terkena racun, pastinya kita akan menjadi begitu kalut hingga mengupayakan segala macam cara untuk mengeluarkan racun tersebut dari tubuh kita. Diri ini tidak akan merasa tenang sebelum memastikan bahwa kandungan racun tersebut telah benar-benar keluar dari tubuh. Padahal sesungguhnya, ada racun yang lebih berbahaya dan patut kita waspadai dibandingkan dengan racun yang menyerang tubuh kita, yaitu racun yang menyerang hati kita.Sebagaimana tubuh yang terkena racun, maka hati seorang manusia yang terkena racun pun akan menjadi rusak dan sakit, yang pada akhirnya jika tidak diobati maka akan menjauhkannya dari jalan ketaqwaan menuju Allah Swt. Menurut seorang ulama, Abdullah Shalih Al-Hadrami, ada empat racun hati yang paling banyak tersebar dan paling berbahaya bagi kehidupan hati seorang manusia.Racun hati yang pertama adalah banyak bicara, yang diartikan dengan banyak membicarakan hal-hal yang tidak berfaedah dan sia-sia. Racun hati yang kedua adalah banyak memandang, yang dimaksud dengan banyak memandang yaitu melepaskan pandangan kepada sesuatu dengan sepenuh mata dan memandang kepada yang tidak halal untuk dipandang.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...