15 Jam Digeledah, 10 Box Dokumen Disita Tipikor Polda Sulsel

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Selama 15 jam penggeledahan yang dilakukan oleh Tipikor Polda Sulsel telah menyita sedikitnya 10 box dokumen sekaitan dengan kasus dugaan pengadaan alat peraga Iman dan Taqwa (Imtaq) di Dinas Pendidikan (Disdik) Gowa tahun 2018.

Penggeledahan berlangsung sejak pukul 08.00 Wita sampai pukul 23.00 Wita yang dilakukan oleh personel Tipikor Ditreskrimsus 24 orang, Brimob 22 orang, dan provos 6 orang. Dipimpin langsung oleh Kasubdit Tipikor Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati.

Lokasi penggeledahan masing-masing Kantor Dinas Pendidikan, Ruang Keuangan, dan Bagian Pengadaan Barang, Jasa Setkab Gowa, dan Ruang Kerja Bupati Gowa yang terletak tidak jauh dari Rumah Jabatan (Rujab) Gowa.

Kasubdit Tipikor Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati menerangkan, alat imtaq itu berupa alat peraga untuk kelas 1 dan kelas 2 madrasah. Selain itu telah menyita banyak dokumen dari semua tempat yang dilakukan penggeledahan. "Ada 10 kotak dokumen yang telah disita," katanya usai penggeledahan Selasa (14/5/2019) malam.

Namun, Yudha sapaan karibnya masih enggan merinci dokumen apa saja yang telah disita oleh penyidik. "Yang pasti semua dokumen yang berkaitan dengan Imtaq kami sita," tambahnya.

Sementara Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono menuturkan, penggeledahan ini berdasarkan laporan informasi pada Januari 2019, Sprin Lidik sejak bulan Februari 2019, dan Sprint Sidik Ditreskrimsus Polda Sulsel pada Mei 2019. Sesuai pasal 2 (1) Subsider pasal 3 Juncto pasal 9 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah di UU 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...