Beredar di Medsos, Ada Oknum PPK Pangkep Minta Rp50 Juta Atur Suara Caleg

Selasa, 14 Mei 2019 - 21:10 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Rekapitulasi suara tingkat kabupaten Pangkajene Kepulauan telah usai. Namun riak dan saling lapor mulai mencuat. Salah satunya beredar di medos percapakan seorang oknum Panitia Pengumungutan Kecamatan (PPK) di kepulauan yang ditengarai bermain mata dengan caleg tertentu.

Modusnya, dia meminta bayaran Rp50 juta ke caleg bersangkutan dan berjanji bisa mengatur suara dari kepulauan Kecamatan Liukkang Tanggaya dari PPK, PPS dan TPS.

Laporan itu salah satunya bersumber caleg Demokrat, nomor urut 8, Andi Ridha Ade Irwan yang merasa suaranya dihilangkan di kepulauan Pangkep.

“Ada oknum PPK bernama Rahmat yang datangi saya dan minta atur suara. Dia minta dibayar 50 juta dia bertugas di PPK Tupabiring, Pangkep,” beber Andi Ridha, Selasa 14 Mei 2019.

Bukan hanya caleg demokrat yang didatangi, caleg lain seperti Golkar dan Gerindra kabarnya juga mendapat tawaran yang sama.

Indikasi pengaturan suara ini telah dilaporkan kepada KPU dan Bawaslu Sulsel. Andi Ridha berharap agar indikasi ini dibongkar sebelum tanggal 22 Mei atau pleno KPU. “Kami berharap agar KPU dan BAwaslu mencroscek C1 di Kecamatan Liukang Tangayya, Kec. Liukang Kalmas, Kec. Tupabiring, dan Kec. Tupabiring Utara (Semua daerah kepulauan),” bebernya.

Ia juga mengetahui bahwa hal tersebut ditawarkan kepada beberapa Caleg lainnya, termasuk kepada Ketua Demokrat Sulsel H Nimatullah. bahkan informasi dari Andi Ridha ini, Caleg DPR RI, Partai Golkar Nursyam Halid, juga bekerjasama dgn Rahmat dkk, namun janji oknum PPK bersangkutan tidak sesuai harapan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.