Enam Tahun Jadi Tenaga Sukarela, Pertanyakan Alasan Dikeluarkan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAROS –Salah seorang tenaga sukarela atau magang di Puskesmas Turikale pertanyakan alasan mereka dikeluarkan. Mereka tidak memperoleh informasi terkait alasan mereka dikeluarkan.

Hal itu diungkapkan salah seorang perawat sukarela, Rizwandi, Selasa, (14/5). Dia mengatakan mereka baru tahu dikeluarkan pagi kemarin.
“Kita baru tahu kemarin waktu ada salah satu teman yang masuk kerja dan mau tandatangan absen. Namun namanya sudah tidak ada karena ia dikeluarkan,” katanya.

Ia menyayangkan hal ini, karena tanpa ada surat atau panggilan terlebih dahulu oleh kepala Puskesmas yang baru beserta KTU. Padahal mereka telah mengabdi antara 5 sampai 6 tahun.

“Kita dikeluarkan begitu saja tanpa ada pemanggilan atau surat. Ini kan keterlaluan,” akunya.Meski dia mengaku sejak tiga bulan lalu mereka sudah diancam dikeluarkan dam sudah ada isu.

“Tapi kami tidak percaya itu. Dan saya masih datang bekerja selama tiga minggu tiap hari. Namun itu sia-sia,” katanya.

Mereka pun masih menunggu panggilan dari KTU dan Kepala Puskesmas agar ada penjelasan mengenai hal ini.”Kita masih menunggu, walaupun Kepala Puskesmas (Pakus) baru pun tidak menanggapi persoalan tenaga sukarela yang akan dikeluarkan,” katanya.

Untuk kehadiran dia mengatakan kehadirannya memang kurang. Karema sebagai sukarela ia memiliki komitmen dengan Kepala Puskesmas yang menerima mereka lima tahun lalu.

“Karena tidak digaji makanya kami dibolehkan mencari pekerjaan diluar sekaligus bekerja sebagai sukarela di Puskesmas. Makanya saat kami sedang off di tempat pekerjaan lain barulah kami masuk,” jelasnya.

Riswan sendiri selama ini selain bekerja di puskesmas dia juga membantu orang tuanya di pasar.”Jika memang dikeluarkan, saya meminta surat pencabutan SK Dinas kesehatan yang saya pegang sekarang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Maros, dr Siti Maryam Haba mengatakan alasan dikeluarkannya karena keempat orang tersebut karena malas masuk bekerja. “Mereka malas masuk kerja makanya dikeluarkan. Apalagi sudah diperingati untuk rajin masuk tapi tidak direspon,” pungkasnya. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar