Mantan Ketua KPU Makassar Detailkan Kenapa Biaya Pilwalkot Capai Rp80 Miliar

Selasa, 14 Mei 2019 21:46

Menurut dia, biaya pilkada dipengaruhi banyak komponen. Mulai dari mahar partai, biaya kampanye untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas, biaya pembentukan tim dari tim pusat hingga basis TPS, hingga biaya hari H. “Kita mulai dari mahar politik. Sudah menjadi rahasia umum, partai telah menentukan nominal tersendiri agar calon bisa memakai partai sebagai kendaraan politik. Untuk maju di Makassar butuh minimal 10 kursi. Hitungan saya, mahar parpol akan menghabiskan biaya 8 – 10 M,” bebernya.“Biaya terbesar justru akan keluar dari biaya menaikkan popularitas dan elektabilitas. Di bagian ini berbagai macam biaya dikeluarkan, mulai dari bermain di media sosial, media luar ruang, media cetak dan lainnya. Total, jika popularitas rendah, maka setahun berkampanye setidak 10 M harus dikeluarkan,” tambahnya lagi.Belum lagi kata Nurmal, di bawah angka itu, hasilnya tak akan maksimal apalagi kalau figur baru juga mulai bermunculan. Menaikkan keterpilihan justru bisa lebih besar. Biaya-biaya tak terduga banyak keluar dari sektor ini. Mulai dari proposal tim, titik titik pertemuan, biaya pertemuan komunitas, membentuk tim door to door dan berbagai kegiatan sosial lainnya. Angkanya tak akan kurang dari Rp15 M. “Bisa kurang tapi tentu hasilnya kembali tak akan maksimal.  Sampai di sini, angka yang harus disiapkan mencapai Rp35 M.Biaya operasional tim juga besar. Mulai dari pembentukan posko, membentuk struktur tim sampai tim TPS. Tim wajib dibentuk dan dipelihara agar bisa membantu kita dalam bersosialisasi. Biayanya tak akan kurang dari Rp 15 M,” jelasnya.

Komentar