PPK-Caleg Kolusi, Sekongkol Gelembungkan Suara


FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Kecurangan dua oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pallangga, Imran dan Ihwa, terkuak. Keduanya bekerja untuk caleg tertentu.Mereka diamankan Gakkumdu, Minggu malam, 12 Mei. Ada ribuan suara mereka manipulasi untuk mendongkrak perolehan suara caleg yang “membekingi” mereka.Ketua Bawaslu Gowa Samsuar Saleh menjelaskan kecurangan suara di Pallangga sudah lama diketahui. Karena perekapan terlalu lama dan hingga larut malam, Bawaslu pun memutuskan untuk turun ke lapangan, Rabu malam lalu, 8 Mei.Hasilnya, kedua PPK tersebut tidak hadir pada saat perekapan, padahal yang tahu persis tentang suara tersebut hanya mereka. “Kalau tidak salah TPS 23 yang perekapan itu malam,” ungkap Samsuar di Kantor Bawaslu Gowa, Senin, 13 Mei.Karena tak kunjung datang, keduanya lalu dijemput paksa. Bawaslu lalu menemukan kecurangan surat suara yang disembunyikan keduanya di dalam kotak suara. Secara bersamaan, kasusnya dilimpahkan ke Gakkumdu.”Suara yang digelembungkan ini sangat banyak. Yang pastinya menguntungkan caleg yang “bekingi” mereka. Keduanya juga berprofesi sebagai pengusaha, mereka punya bengkel di sini,” jelasnya.Gakkumdu memastikan akan mendalami tiga caleg yang berada di belakang oknum PPK tersebut. Tiga caleg itu dari partai berbeda. Samsuar berjanji terduga pelaku dan alat bukti akan dikembangkan terus dan tidak menutup kemungkinan ada yang kembali terseret.Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan, kedua petugas PPK Pallangga masih diamankan. “Demi keamanan mereka. Sebab, ada riak di lapangan atas temuan ini,” katanya.

Komentar

Loading...