Rusuh di Lapas Siak, Alhabsyi: Perlu Dilakukan Audit Internal Terkait SOP

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rusuh di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Siak, Provinsi Riau pada beberapa pekan kemarin tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, rusuh yang disinyalir terjadi akibat adanya penindakan terhadap nara pidana (Napi) yang menggunakan narkoba.

Dari masalah rusuh yang berujung pada pembakaran Lapas ini, diketahui adanya proses transaksi jual beli narkoba dalam penjaran. Anggota Komisi III DPR-RI Fraksi PKS Aboe Bakar Alhabsyi menyayangkan insiden rusuh dan pembakaran Lapas Siak.

“Saya sangat menyayangkan insiden yag terjadi di lapas Siak, seharusnya hal ini bisa dicegah dengan menerapkan sistem yang baik di dalam lapas. Yang sampai saat ini kita dengar, kejadian tersebut disebabkan karena adanya penindakan terhadap napi yang kedapatan menggunakan narkoba,” kata Alhabsyi lewat pesan tertulisnya ke redaksi Fajar.co.id, Selasa (14/5).

Dikatakan Alhabsyi, aparat penegak hukum harus tegas bagi setiap Napi yang sengaja mengedarkan narkoba dalam Lapas. “Peredaran narkoba dalam lapas harus ditindak dengan tegas, namun tentunya harus dilakukan secara prosedural dan dengan proporsional,” pintanya.

Politisi yang akrab disapa Habib ini menjelaskan, masalah peredaran narkoba dalam Lapas ini bukan baru sekali, tapi sering terjadi. “Saya melihat ini adalah efek bola salju, sepertinya ini bukan kejadian pertama, sehingga kejadian kemarin hanya pemicu saja,” akuinya.

Untuk itu, Habib menyarankan agar Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) harus melakukan langkah strategis dalam menyikapi masalah tersebut.

“Setidaknya ada empat langkah yang harus segera dilakukan oleh kemenkumham. Pertama, perlu segera dilakukan distribusi para napi dari lapas Siak untuk ditempatkan sementara pada lapas atau rutan terdekat,” sarannya.

“Kedua, segera dilakukan perbaikan lapas Siak agar dapat digunakan sebagaimana sediakala. Ketiga, perlu dilakukan audit internal terkait penerapan SOP dalam tata kelola lapas,” tambahnya.

Selanjutnya, Habib menyarankan agar Menkumham melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan masalah tersebut.

“Keempat, berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan tindak pidana yang terjadi sepanjang insiden kemarin, baik yang terkait narkoba, penembakan ataupun perusakan,” tutupnya. (RGR/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...