Sempat Jalani Perawatan RSUD Salewangang, Anggota KPPS TPS 3 Mandai Meninggal

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAROS-– Setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang, kini petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 3 Lingkungan Kadieng, Kelurahan Hasanuddin Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, Isparianto (21) berpulang ke Rahmatullah, Senin malam, 14 Mei.

Kepergiannya pun menyisakan duka yang mendalam bagi keluarganya. Nampak adiknya yang pingsan dihadapan pagar dan neneknya yang histeris didekat jenazah almarhum yang dibaringkan di ruang tengah, dibalut kain batik cokelat.

Tak hanya keluarganya saja, kerabat dan teman- temannya dari UMMA Maros turut merasaka duka yang mendalam. Mereka datang dengan mata sembab tak mampu menyimpan kesedihan.

Ayah almarhum, Ismail mengaku jika anaknya meninggal dunia beberapa menit sebelum salat isya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros.

“Ispar meninggal di rumah sakit Salewangang, beberapa menit sebelum azan Isya,” kata Ismail yang berusaha tegar.

Meski demikian Ismail pun tak dapat menyembunyikan kesedihannya, dia tidak sanggup menahan tangis.

Dia bercerita jika anaknya jatuh sakit tiga hari setelah hari pencoblosan.

“Awalnya itu badannya panas, wajah pucat, jadi saya kira kelelahan biasa. Maklum kan habis begadang. Namun kondisinya kian parah,” katanya.

Bahkan dengan kondisi seperti itu almarhum Ispar sempat dibawa ke puskesmas.

Selanjutnya malam Jum’at dia dirujuk ke Salewangang. Semalam di UGD lalu masuk kamar perawatan.

Dia juga mengaku sakit hati, karena saat anaknya meninggal ada perawat di Salewangang yang bilang harusnya sudah sejak beberapa hari lalu Ispar dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo di Makassar.

“Mengapa tidak pernah bilang ke saya? Dan mengapa tidak langsung dirujuk?,” ungkap lelaki 46 tahun ini.

Seharusnya kata dia, sejak awal pihak rumah sakit Salewangang merujuk anaknya ke RS Wahidin jika memang tidak mampu ditangani. Apalagi sudah banyak kasus demikian terjadi.

Jenazah Isparianto (21) berpulang ke Rahmatullah, Senin malam, 14 Mei 2019.

Bahkan pihak RS Salewangang hanya bisa menyampaikan rasa penyesalannya. Padahal ini bisa menjadi bahan evaluasi pihak RS.

Sementara itu Ketua KPU Maros, Syamsu Rizal mengaku memperoleh informasi meninggalnya almarhum satu jam yang lalu.

Ia juga memberikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

“Semoga alamrhum khusnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” singkatnya melalui pesan WhatsApp. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...