Terkena Program Serasi, Petani di Sumsel Tak Minta Ganti Rugi


PALEMBANG – Direktur Perluasan dan Perlindungan lahan (PPL) Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Indah Megawati meninjau pembuatan tanggul saluran air di Desa Sebubus, Air Kumbang Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Meski lahan produktifnya terkena pembuatan tanggul saluran air di kanan-kiri sawahnya yang mencapai 10 meter, namun petani tak minta ganti rugi.Dalam kunjungan ini, Indah Megawati didampingi koordinator Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) tingkat pusat dari TNI, yakni Brigjen Steve Parengkuan beserta Danrem, Dandim dan para Babinsa di wilayah tersebut. Program Serasi Kementan memang telah menggandeng TNI untuk melakukan pendampingan dan pengawalan program tersebut.Salman, salah seorang petani Desa Sebubus mengatakan, dari 1.200 hektare (ha) lahan yang disiapkan untuk Serasi, saat ini pihaknya fokus di tiga titik dengan luasan 360 ha, dengan capaian sekiar 70 persen.”Kami ikhlas demi kemajuan kami. Di luar pembuatan tanggul air, kita sudah masuk pada pembuatan jalan usaha tani sepanjang 8 kilometer,” jelas Salman saat menerima kedatangan Direktur PPL Ditjen PSP Kementan, Senin (13/5).Pengakuan serupa juga disampaikan Hendri Kuswoyo, kepala desa Telang Rejo, Muara Telang. Menurutnya, awalnya petani memang agak keberatan saat kawasannya diminta masuk program “serasi”. Namun begitu tahu yang akan dibangun adalah infrastruktur pertanian, para petani langsung menyetujuinya.

Komentar

Loading...