Lawan Lemas Saat Puasa, Combiphar Ajak Masyarakat Aktif Berolahraga


Lari merupaka salah satu jenis olaharaga yang direkomendasikan untuk memaksimalkan kesehatan selama berpuasa. FAJAR.CO.ID, – Bagi umat Muslim, berpuasa di bulan Ramadan merupakan salah satu kewajiban ibadah. Di Indonesia, umat muslim berpuasa selama 12 sampai 13 jam. Durasi itu lebih singkat dibanding sejumlah negara lain. Namun tak dipungkiri, perubahan pola makan selama bulan Ramadan, seringkali membuat tubuh terasa lemas untuk menjalankan aktivitas keseharian.Jika sudah merasa lemas, aktivitas fisik seperti olahraga seringkali tak lagi masuk dalam daftar prioritas dalam kegiatan harian.“Sebagian orang berpikir bahwa olahraga selama puasa akan menguras energi dan membuat tubuh menjadi semakin lemas. Padahal olahraga dapat membantu tubuh tetap fit.” Ujar Lim Soeyantho, Chief Operating Officer & Member of Board of Director Combiphar melalui rilisnya yang diterima redaksi.Lanjut Soeyantho, Sebuah penelitian menyatakan menjalankan puasa selama bulan Ramadan, akan meningkatkan kemampuan adaptasi tubuh untuk proses pembakaran lemak dan penyimpanan karbohidrat di dalam otot dan hati. Dengan demikian, tubuh tidak mudah lemas saat asupan glukosa rendah, karena tubuh mempunyai cadangan makanan untuk diolah.“Proses adaptasi tersebut akan lebih dirasakan manfaatnya apabila kita tetap aktif berolahraga meski sedang berpuasa,” katanya.Sementara itu, Sandi Perutama Gani, Medical Expert Combiphar menjelaskan,pada umumnya tubuh akan merasa lapar sekitar 4 sampai 8 jam setelah makan terakhir. Namun setelah beberapa jam, rasa lapar mulai berkurang.

Komentar

Loading...