Pengusaha Batu Bata Tak Mempan Diparangi, Enam Perampok Pilih Kabur

Rabu, 15 Mei 2019 - 08:18 WIB

FAJAR.CO.ID, PENDOPO–Aksi enam perampok bersenjatakan parang dan senpi berakhir dengan ketakutan. Mereka gagal menguras harta pengusaha batu bata bernama Carta, 65, di Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel.

Pasalnya, aksi enam pelaku itu tepergok saat beraksi pada Minggu (12/5) sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku sempat menebaskan goloknya ke tubuh korban.

Namun, tebasan itu tidak melukai korban karena diduga korban memiliki ilmu kebal. Melihat hal itu, empat pelaku lain mencoba menyerang korban dengan membacoknya.

Bahkan, berupaya menembaknya menggunakan senjata api. Tetapi, anehnya pistol yang diacungkan ke tubuhnya itu tidak bisa meletus.

Merasa terancam korban mencoba bergulat dengan satu orang, pelaku yang ternyata membuat pelaku lain mencoba mengeroyoknya.

Namun, bacokan yang diberikan pelaku kembali tidak mempan. Dan korban kembali mengelak, sehingga satu tebasan pelaku mengenai sesama pelaku lainnya, sehingga darah segar berceceran di sekitar rumah korban.

Melihat hal itu, enam pelaku tersebut langsung melarikan diri ke semak-semak, dan hanya membawa seekor burung peliharaan korban yang tergantung di dalam rumah.

Sambil Sosialisasikan Keamanan dan Ketertiban, Polda Jateng Bagikan 1.000 Takjil Gratis

Guo Bannon

“Saat ayah membuka pintu rumah, kawanan rampok itu langsung membacoknya, tetapi ayah berhasil mengelak. Dan untungnya juga senpi yang mau ditembakkan ke ayah sebanyak dua kali tidak meletus, kalau meletus pasti ayah sudah terluka,” ucap anak korban bernama Kartini saat dibincangi, Selasa (14/5). (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.