PPK Panen Suap, Setiap Caleg Bayar Rp150 Juta-Rp200 Juta


“Besok kita mulai pemeriksaannya kepada lima anggota PPK Pallangga dan dua PPK dari kecamatan lainnya,” ucap Koordinator Devisi Pengawasan dan Sosialisasi Panwaslu Gowa, Yusnaeni.Ketua Bawaslu Gowa, Samsuar Saleh membeberkan, sejauh ini anggota PPK yang diduga terlibat itu ada di Biringbulu dan Pallangga. Totalnya semua tujuh orang dan dua di antaranya sudah mengaku.”Bila terbukti, baik itu PPK-nya juga caleg Kabupaten Gowa, yang sejauh ini ada tiga orang, terancam melanggar Pasal 532 ancaman pidana 4 Tahun dan pasal 505 dengan 1 tahun penjara,” kata Samsuar.Baca Juga: Beredar di Medsos, Ada Oknum PPK Pangkep Minta Rp50 Juta Atur Suara CalegKoordinator Pengawasan Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Gowa, Juanto Avol, menambahkan hukuman lainnya para terduga khususnya untuk penyelenggara pemilu bila terbukti melanggar maka ada tambahan 1/3 ancaman pidana penjara.”Selain pelanggaran pidana. Mereka juga akan diproses pelanggaran kode etik untuk dilanjutkan ke KPU diberikan sanksi,” ujarnya.Sementara itu, salah satu oknum caleg dari PPP diduga menyuap kedua PPK, berinisial MSA. Hanya saja saat ingin dikonfirmasi Harian FAJAR, telepon selulernya tidak aktif.”Nanti kita akan tahu ji dek siapa calegnya karena sudah ada surat pemanggilan dari Bawaslu Gowa, tunggu saja,” kata Sekretaris PPP Gowa, Mustafa.Sebelumnya, bocoran yang diterima FAJAR, ada tiga caleg dari partai berbeda yang terlibat penggelembungan suara ini. Selain PPP, juga ada caleg PKS dan Partai Gerindra. (**)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...