Romi Kembali Sakit, Gugatan Praperadilannya Dimentahkan Hakim


Menurut dia, surat pencabutan bisa diajukan selama putusan belum dibacakan oleh hakim. “Itu prinsip dasarnya. Bahwa mereka (KPK) setuju atau tidak setuju itu urusan mereka,” ungkapnya.Dia pun menjelaskan, Rommy meminta dirinya mencabut gugatan beberapa jam sebelum sidang kemarin berlangsung. “Ingin konsentrasi menghadapi perkara ini nanti di perkara pokok,” tambah dia.Keterangan itu disampaikan oleh Romy kepada Maqdir di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Maqdir mengakui, kliennya memang kembali dibantarkan oleh KPK ke rumah sakit tersebut. “Dari kemarin (Senin, red) masuk rumah sakit lagi,” imbuhnya.Dia menyebut, pengobatan yang dilakukan kepada Romy beberapa waktu lalu belum tuntas. “Salah satu di antaranya yang belum selesai itu adalah ginjalnya,” lanjut dia.Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, pun membenarkan bahwa Romy kembali dibantarkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. “Tadi (kemarin) malam dibawa ke RS Polri. Dan karena menurut dokter perlu rawat inap, maka dilakukan pembantaran,” ujarnya.Terkait dengan sidang praperadilan, sejak awal lembaga antirasuah siap menghormati apapun putusan hakim. Setelah dibacakan kemarin, mereka kian yakin untuk mengusut kasus Rommy.Bersamaan dengan sidang putusan gugatan praperadilan, kemarin KPK melimpahkan berkas barang bukti sekaligus dua tersangka kasus dugaan korupsi dalam seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Yakni Haris Hasanuddin serta Muhammad Muafaq Wirahadi.”Rencana sidang akan dilaksanakan di PN Jakarta Pusat, ungkap dia.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...