Viral Ajakan Tolak THR, KASN: Kenapa Tidak Sekalian Mundur


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Di media sosial beredar meme ajakan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) alias PNS, untuk menolak THR dan gaji ke-13. Ajakan tersebut diduga masih terkait masalah politik dukung–mendukung capres/cawapres di Pilpres 2019.Menanggapi itu, Komisioner Bidang Mediasi dan Perlindungan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Tasdik Kinanto mengatakan, tindakan tersebut sangat tidak etis karena cenderung memprovokasi ASN.

“Masalah adanya ajakan dari para ASN yang tidak suka atau membenci Presiden Jokowi, kepada ASN lain untuk menolak pemberian THR dan gaji 13 adalah hak pribadi ASN yang bersangkutan,” kata Tasdik, Rabu (15/5).

Namun, lanjutnya, sikap dan tindakan yang memengaruhi, memprovokasi, mengajak, mendorong ASN lain menolak THR dan gaji ke-13 adalah suatu sikap dan tindakan kurang etis.Apalagi tindakan tersebut dilandasi dasar kebencian atau ketidaksukaan, pada seorang presiden atau kepala pemerintahan.

“Presiden adalah pejabat tertinggi dalam kebijakan dan penyelenggaraan manajemen ASN. Itu berarti beliau adalah atasan tertinggi dari seluruh ASN,” tegasnya.

Dia menambahkan, kebijakan pemerintah untuk memberikan gaji ke-13 maupun THR kepada ASN, TNI/Polri, pejabat negara dan para penerima pensiun berdasarkan peraturan perundangan. Kebijakan tersebut sudah disepakati bersama DPR dan telah dianggarkan dalam APBN.

“Jadi bukan atas kehendak presiden apalagi sebagai keputusan pribadi presiden. Lagi pula kebijakan seperti ini sudah berlaku sejak pemerintahan-pemerintahan sebelumnya,” ujarnya.

Komentar

Loading...