31 Tahun Pindah-pindah Indekos


Suasana mendadak riuh. Inilah fase paling bermakna dalam hidupnya untuk mendapatkan rumah.Laporan: Iman Setiawan Panguriseng, WajoSuasana hening menyelimuti Perumahan Grand Hill Residence di Kelurahan Atakkae Kecamatan Tempe, Wajo, Rabu, 15 Mei. Tak lama kemudian, tangis pecah.M Natsir Akil diumumkan telah memiliki rumah sendiri. Ia terpilih menjadi pemenang program Ramadan Rumah Impian (RRI) REI-FAJAR 2019 di Perumahan Grand Hill Residence, Wajo.Raut wajahnya kini bahagia bersama keluarganya. Selamanya, mereka tidak lagi mesti berpindah mencari tempat bernaung. Sekarang Natsir dan keluarganya punya ruang tidur sendiri.Ada dapur, ruang tamu, dan tentunya hunian yang lebih nyaman untuk keempat buah hatinya: Dian Ayu Utari, Ryan Nalis Gautama, Ahmad Ryo Pragma, dan Rowy Afga Anug.Rumah baru yang kini ditempati merupakan donasi dari pengembang PT Surya Cipta Sulawesi dan Bank Tabungan Negara (BTN).Pria 67 tahun itu, bercerita sejak membina rumah tangga dengan Nourma Elis (49) pada 1988, sebagian hidupnya dihabiskan dengan berpindah tempat tinggal.”Belum punya apa-apa, apalagi rumah. Sudah 32 tahun, kita cuma kos-kosan,” ujar Natsir didampingi istrinya.Selama itu pula, bapak empat anak ini menopang hidupnya dengan mengandalkan upah kerja serabutan. Atas belas kasih tempatnya mencari pekerjaan. Upah Rp700-an ribu setiap bulan. Keterbatasan itu membuatnya terpaksa memilih mencari tempat tinggal milik warga.”Tidak bisa hitung lagi sudah berapa kali pindah. Karena uang dari kerja sebagian untuk makan dan sisanya untuk sewa kos-kosan. Itu juga tidak cukup,” tuturnya.

Komentar

Loading...