Bubarkan Balapan Liar, Oknum Polisi Diduga Tembak Remaja hingga Tewas

Kamis, 16 Mei 2019 - 18:53 WIB
Suasana Kediaman Mendiang. Rudiansyah/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Muhammad Sandi (16) akhirnya di kebumikan, Kamis, 16 Mei. Ia tewas karena terkena peluru nyasar yang diduga ditembakkan oknum polisi.

Sukardi tak mampu menahan isak tangisnya. Putranya, Muh. Sandi, tak mampu bertahan setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bahyangkara.

Ia dirawat sejak, Minggu, 12 Mei, peristiwa penembakan terjadi. Rabu, 15 Mei, menjelang Magrib, Siswa SMP kelas tiga itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Sukardi membenarkan, bahwa anaknya tertembak saat bepergian setelah salat subuh. Ia berboncengan tiga dengan kakanya, Muhammad Amirullah (20), dan rekannya, Fadil (21).

“Dia ditembak dari belakang. Padahal dia (Sandi) di tengah. Tapi dia kena. Rekannya (Fadli) yang duduk di belakang. Kakaknya bawa motor,” kata Sukardi di kediamananya, Jalan Nuri Baru.

Dari keterangan yang dia dengar, saat itu pihak kepolisian sedang berusaha membubarkan aksi balapan liar. Anaknya yang mengaku akan ke pantai dikira ikut balapan.

“Memang bunyi motornya keras. Tidak pakai helm juga. Tapi kenapa ditembak,” imbuhnya, cukup kecewa. Ia berharap pelaku ditangkap dan diproses secepatnya. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.