Elpiji 3 Kg Langka di Enrekang


FAJAR.CO.ID,ENREKANG–Kelangkaan gas melon 3 Kg kian meluas ke sejumlah daerah, salah satunya ke Kabupaten Enrekang. Sebelumnya, kelangkaan dirasakan warga Parepare dan Pinrang termasuk sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Barat.Saat ini, kejadian yang sama dialami warga Kabupaten Enrekang. Kelangkaan dipicu tinggimya permintaan dan pemakaian selama Ramadan.Irmayanti, salah seorang warga Kecamatan Baraka mengeluhkan pasokan gas yang masih terbatas. “Kalau di Baraka tiap Selasa dan Jumat elpiji masuk, tapi hari itu juga habis. Jadi kadang kami tidak kebagian,” kata Irmayanti.Hal yang sama dikeluhkan, Nurmin, warga Curio dan Dinda Kiky, warga Kecamatan Cendana. Selama Ramadan, mereka mengaku sulit mendapatkan elpiji 3 Kg. “Sebenarnya elpiji tidak langka, hanya saja pemakaian yang meningkat, sehingga permintaan juga meningkat. Kadang kalau gas datang di pangkalan, langsung habis. Ada yang tidak kebagian,” kata Dinda, dikutip dari parepos.fajar.co.id, Kamis (16/5).Terpisah Kepala Dinas Koperindag Enrekang, Hardi, menerangkan, saat Ramadan pemakaian meningkat. Menurutnya, setiap hari ada empat mobil memgangkut 560 gas per mobil untuk disuplai ke Enrekang.“Kami pasok gas sedikitnya 2.240 tabung per hari. Apalagi pengisiannya sudah dekat, di Sidrap,” kata Hardi.Dikatakan, masih banyak PNS juga yang memakai elpji subsidi, sehingga itu juga salah satu indikator yang menyebabkan penggunaan gas meningkat. Padahal elpji 3 Kg diperuntukkan masyarakat menengah ke bawah.

Komentar

Loading...