Fahri Hamzah: Masa Ngomong Pakai Mulut Doang Disebut Makar

Kamis, 16 Mei 2019 - 13:45 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fahri Hamzah mengingatkan Polri tidak menggunakan pasal makar, kepada masyarakat yang sekadar berbicara.

Dia menegaskan, yang bisa makar hanyalah orang yang memiliki senjata. Kalau tidak punya senjata, kata Fahri, maka tak bisa makar. “Masa orang yang ngomong pakai mulut doang disebut makar,” kata Fahri di gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/5).

Politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengingatkan delik makar jangan dikarang-karang sendiri. Dia menjelaskan, makar sebenarnya diterjemahkan dari kata aanslag. Menurut dia, aanslag ada dua yakni dengan mulut, dan senjata.

Aanslag menggunakan mulut sudah dihapus di dalam undang-undang di Indonesia. “Tidak ada lagi yang namanya makar pakai mulut,” tegasnya.

Menurut Fahri, yang ada adalah makar menggunakan senjata. Karena itu, ujar dia, semua makar selalu terkait dengan senjata. Misalnya, mobilisasi senjata, penyelundupan senjata, dan rencana pembunuhan pakai senjata.

“Jadi mulut ini sudah tidak ada pidananya lagi sekarang. Mulut sudah aman di republik ini. Kok mulut jadi repot kita ini,” katanya.

Lebih lanjut Fahri mengaku tidak khawatir berawal dari mulut bisa membuat masyarakat terprovokasi. Dia lantas mencontohkan, ketika Presiden Jokowi pernah berpidato dengan menyebut “kita lawan”, juga tidak bisa didelik pidana.

Redam Gejolak Politik, Gubernur Sulsel dan 7 Kepala Daerah Bentuk Forum Bogor

“Kalau bilang “kita lawan” apakah kemudian Pak Jokowi bisa didelik ngomong begitu, kan tidak bisa. Sudahlah, mulut tuh sudah tidak bisa dipidana. Dalam demokrasi tidak perlu dipidana, ini tidak ada bahayanya,” katanya. (jpnn)

8 thoughts on “Fahri Hamzah: Masa Ngomong Pakai Mulut Doang Disebut Makar

  1. Gravatar Image Anonim berkata:

    Kalau orang bisu nggak bisa makar broo..

  2. Gravatar Image Jajang berkata:

    Kalau ngomong yaa pakai mulut.
    Kalau kentut yaa pakai silit

  3. Gravatar Image Bonar berkata:

    Ya untuk makar ya pakai mulut lah yg keluar dari pikiran di suarakan pakai mulut. Anda ini bgm sih . Krn yg paling berbahaya adalah mulut manusia yg bisa membuat permusuhan , ancaman , makian dll nya

  4. Gravatar Image Anonim berkata:

    Kasus ahok gmn? Bkn ny samA..dr mulut

  5. Gravatar Image Anonim berkata:

    Karna mulu+ mu jd harimaumu.rasain lho di penjara

  6. Gravatar Image Anonim berkata:

    AmburAdul ahhh ini negara indonesia yg di pimpin orang bodoh kayak joko widodo otak nya di bawah pantat gitu lo

  7. Gravatar Image Anonim berkata:

    Joko widodo otaknya di bawah pantat okkkk

  8. Gravatar Image Harun berkata:

    Bukan presidennya yg bodoh tapi org2 seperti fahri hamzah, amin rais yg goblok banyak cocot kerja kurang, bisanya jadi profokator, alias sengkuni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.