Masyarakat Keluhkan Pembayaran BPHTB, Ini Penyebabnya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Masyarakat yang ingin mengurus pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), perlu mengelus dada. Pasalnya, sistem pembayaran sementara tidak berjalan.
Kepada FAJAR, salah satu masyarakat yang berdomisili di Sudiang, Zulkifli (28) mengeluhkan proses pembayaran BPHTB, tidak jelas. Terlebih ada kenaikan pembayaran yang dibebankan kepada masyarakat.
“Saya sudah empat kali bolak-balik ke Bapenda mau bayar, tetapi belum juga dilayani. Ada apa?,” jelas pria yang karib disapa Zul, Rabu (15/5/2019).
Zul melanjutkan, dia diminta bersabar oleh pihak loket pembayaran. Lantaran, sedang ada aturan baru yang akan keluar. Sehingga belum bisa dihitung berapa jumlah pajak yang harus dibayarkan.
“Semoga aturan baru mengenai pembayaran BPHTB tidak memberatkan. Kasihan masyarakat kalau kenaikannya sangat tinggi,” ucap pria yang berprofesi sebagai buruh.
Sementara itu, saat FAJAR mengecek di lokasi pembayaran BPHTB di Bank Sulselbar yang berlokasi di area Kantor Bapenda, juga belum bisa memberikan pelayanan terhadap pembayaran BPHTB.
“Belum bisa Pak (melayani pembayaran BPHTB). Kurang tahu kapan (baru kembali beroperasi pelayanan BPHTB),” ucap salah satu petugas bank.
Adapun Kepala UPTD BPHTB Bapenda Kota Makassar, Wahyu berdalih, bisa dilakukan pembayaran BPHTB asalkan dilengkapi dengan Zona Nilai Tanah (ZNT). Untuk mendapatkan ZNT, masyarakat harus ke Kantor BPN.
Diakui Wahyu, ada kenaikan ZNT. Besaran kenaikan pembayaran tersebut dikatakannya mengacu dari BPN. “Ada sistem yang mengatur,” akunya. (smd)
Area lampiran
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment