Mahfud MD : Kalau Tak Puas, Tempuh Hukum ke MK

Jumat, 17 Mei 2019 - 19:37 WIB

FAJAR.CO.ID,JAKARTA— Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD mengingatkan kubu pasangan 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno agar tak capek-capek menggerakkan massa untuk people power.

Menurut Mahfud, di Indonesia ini, untuk membatalkan proses pemilu hanya ada jalur hukum. Salah satunya lewat MK.

“Kalau tak mau ke MK secara hukum, selesai pada 25 Mei dan tak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali hukum,” kata Mahfud usai menemui Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Mahfud mencontohkan apabila kubu 02 tidak datang saat penetapan pemenang presiden – wakil presiden pada 25 Mei mendatang, tidak akan menghalangi proses pemilu itu sendiri. Mahfud mengingatkan sikap itu justru merugikan Prabowo – Sandi.

“Kalau tak puas, tempuh hukum ke MK. Ke MK nanti 25 Mei daftar, paling lambat sampai 2 Juni pemeriksaan administratif. Pada 2 Juni-28 Juni diputus apa pun sudah selesai, tak ada jalan lain,” tandas Mahfud. (jpnn)