Usai Dilantik 10 Menit, Bupati Cirebon Langsung Diterungku

Jumat, 17 Mei 2019 - 20:51 WIB
Dokumentasi Humas Pemprov Jabar

FAJAR.CO.ID,CIREBON–Wakil Bupati Cirebon Imron Rosyadi dilantik sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Cirebon. Ia dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (17/5/2019).

Sebelumnya, Sunjaya Purwadisastra terlebih dahulu dilantik sebagai Bupati Cirebon, usai membacakan berita acara pelantikan, Sunjaya Purwadisastra kemudian diberhentikan dari jabatannya sebagai Bupati Cirebon oleh Gubernur Jawa Barat.

Hanya sekitar lima sampai sepuluh menit saja, Bupati Cirebon terpilih Sunjaya Purwadisastra harus diberhentikan karena masih memilki kasus hukum.

Dari pantauan Pojok Jabar, beberapa menit usai dilantiknya Sunjaya Purwadisastra, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menggiring Sunjaya keluar ruangan untuk melanjutkan proses terungku sebagai tersangka kasus korupsi.

Imron menggantikan Sunjaya Purwadi Sastra yang dinonaktifkan karena tersandung kasus hukum soal dugaan proses jual beli jabatan yang kini meringkuk di Rutan Kebonwaru Bandung.

Gubernur Jawa Barat menjelaskan, pelantikan itu sesuai prosedur, hak politiknya (Sunjaya Purwadi Sastra, red) masih berlaku sebelum inkrah. Sesuai Permendagri, hak politiknya karena waktu sudah selesai pilkadanya. “Dan sebuah prosedur yang dikonsultasikan KPK, maka tidak boleh ada kekosongan kekuasaan,” ungkap Emil.

Lebih jauh, kata Emil, jika status hukum Sunjaya sudah inkrah, maka Imron akan kembali dilantik sebagai bupati definitif. Dia berharap, masalah yang dihadapi Sunjaya menjadi cermin bagi semua pihak khususnya para kepala daerah di Jabar. (jpnn)