Bupati Minta Warga Manfaatkan Anggaran Dana Desa

Sabtu, 18 Mei 2019 - 19:37 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Bupati Mamuju, Habsi Wahid, mengaku masih sering mendengarkan pertanyaan dari masyarakat soal realisasi pembangunan. Lantaran masih ada yang bertanya kenapa Pemkab tidak membangunkan warga jalan desa, pustu, atau TPA.

“Hari ini saya jelaskan bahwa itu semua telah kita berikan kewenangan kepada pemerintah tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa untuk mengurusi pembangunan yang sifatnya berskala kecamatan, kelurahan maupun desa,” kata Habsi dalam rangkaian Safari Ramadan di Kantor Camat Mamuju.

Khusus alokasi dana desa, bupati yang telah lebih tiga tahun menjabat ini mengatakan pemerintah telah begitu maksimal dalam menganggarkan dana desa. Habsi menjelaskan selain dari dana desa yang diberikan pemerintah pusat dengan nilai rata-rata mencapai Rp1 miliar, Pemkab Mamuju juga bahkan mengalokasikan 10 persen dari APBD untuk menambah pasokan dana bagi Pemerintah di tingkat desa.

“Ini tentu adalah modal besar bagi desa untuk benar-benar dapat melakukan pembangunan dengan mengedepankan aspek pemberdayaan masyarakat setempat,” katanya.

Karenanya, pemkab akan berkonsentrasi kepada pembangunan yang berskala lebih besar. Sebab, anggaran untuk kecamatan sampai desa dan lurah telah dialokasikan. Termasuk gaji kepala lingkungan dan RT sudah ditingkatkan. Bila ini mampu dioptimalkan maka target pemerintah melakukan pembangunan dari pinggiran akan mampu mewujudkan pemerataan.

Namun demikian, Habsi mengunci kalimatnya bahwa segala keinginan tersebut tidak akan dapat diwujudkan tanpa kebersamaan dan dukungan dari semua lapisan masyarakat. “Antara pemerintah dan masyarakat harus dapat satu visi sehingga program pembangunan akan lebih mudah direalisasikan,” tutupnya. (hms)