Kubu Prabowo-Sandi Hanya Percaya Jika Menguntungkan Mereka

Sabtu, 18 Mei 2019 - 14:33 WIB
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Hasto Kristiyanto menyebut pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno bersikap tidak dewasa lantaran hanya menerima hasil Pileg, tetapi tidak untuk Pilpres.

“Itu suatu sikap yang tidak dewasa karena akan menjadi catatan kelam di dalam tradisi demokrasi,” kata Hasto di Rumah Pemenangan Jokowi – Ma’ruf, Jakarta Pusat, Jumat (18/5).

Hasto juga mengingatkan hasil survei menunjukkan 92 persen masyarakat sudah menerima hasil Pemilu apa pun keputusannya. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini menyatakan seharusnya elite politik mengikuti langkah itu.

“Para elite seharusnya menunjukkan dan mempelopori tradisi demokrasi sesuai dengan kultur bangsa. Mereka yang menyatakan menolak hasil pemilu juga tidak menyepakati atau melanggar kontrak politik yang dibuat pada saat deklarasi damai,” jelas dia.

Menurut Hasto, kubu Prabowo – Sandi hanya percaya tentang apa yang mereka rasa menguntungkan. Sementara demokrasi itu, kata Hasto, adalah kehendak rakyat yang harus diterima semua elite politik.

“Rakyat sudah menyampaikan dukungannya. Itu lah yang kami percaya. Kalau kami lihat seluruh sistem telah dibangun dengan baik. Bahkan proses pemilihan KPU, Bawaslu, itu melalui proses yang sangat demokratis dan dimenangkan bagian dari Gerindra dan PKS saat itu,” tandas Hasto. (tan/jpnn)