Setelah Bongkar Kotak, Suara Rahman Pina Berkurang 13

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Perdebatan panjang soal pergeseran suara partai Golkar di daerah pemilihan Sulsel II atau Makassar B sudah berakhir. Komisi Pemilihan Umum Sulsel baru saja merampungkan hasil rekapitulasi tingkat provinsi di Hotel Harper, Jl Perintis Kemerdekaan, siang ini, Sabtu 18 Mei.

Caleg nomor urut 01, IImran Tenri Tata yang mengajukan keberatan ke Bawaslu Sulsel karena menemukan sejumlah bukti pergeseran suara tetap tidak dapat melenggang ke DPRD Sulsel.

Karena hasil rekapitulasi usai kotak suara tiga kecamatan, Biringkanaya, Panakkukang dan Manggala dibuka perubahan suara tak mampu mengejar selisih selama ini, yakni 288 suara.

“Tidak banyak berubah. Imran, dapat tambahan 4 suara, partai tambahan 12 suara, Rahman Pina dikurangi 13 suara dari hasil perhitungan awal,” kata Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, usai penetapan hasil pleno terbuka KPU Sulsel, Sabtu 18 Mei.

Rinciannya, kata Saiful, suara partai Golkar dari 3.473 jadi 3.485 suara. Suara Imran dari 14.840 jadi 14.844 suara dan Rahman Pina dari 15.128 jadi 15.115 suara.

Dari pantauan FAJAR, saat KPU Makassar membuka kota DAA1 kecamatan Biringkanaya dan Panakkukang. Sejumlah suara Rahman Pina cenderung bertambah dan suara caleg lain cenderung berkurang.

KPU Makassar tercatat membuka 16 TPS yang tersebar di Kelurahan Sudiang Raya (7 TPS), Bulurokeng (3 TPS), Pai (1 TPS), Bakung 1 (TPS), Laikang 2 (TPS) dan Sudiang 2 (TPS). Hasilnya, dua TPS yakni TPS 16 dan 30, di Sudiang Raya tidak terbukti atau sesuai dengan DAA1 Plano dengan form DAA1.

Sementara di TPS 7, 45, 46, 47, 50, di Kelurahan yang sama suara Rahman Pina bergeser. Cenderung tertukar dengan suara caleg lain, yakni Lukman B Kady, caleg nomor urut 4. Suara Rahman Pina seharusnya hanya 1 dan Lukman 9, suara ini tertukar menajdi Rahman Pina 9 dan Lukman 1 suara.

Begitupula di TPS 50, seharusnya suara Rahman Pina 0 menjadi 9. Sementara Lukman B Kady harusnya 9 menjadi 0 suara. Selanjutnya, TPS 46 dan 47, juga Rahman Pina bertambah. Suara Rahman Pina seharusnya 0 di TPS 46 menjadi 2 begitupula sebaliknya untuk suara Lukman B Kady. Di TPS 47 suara Rahman Pina yang harunya 0 dan Lukman B Kady 6, suara keduanya tertukar. (rul)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...