Tarawih Keliling, Ini Pesan Hendi buat Warganya

Sabtu, 18 Mei 2019 - 15:48 WIB

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Di antara sikap takwa adalah menjaga hubungan baik antar sesama manusia, karena syariat Islam memerintahkan kepada manusia untuk menjalin hubungan baik dengan Allah atau hablumminallah dan juga hubungan yang baik dengan sesama manusia atau hablumminannas.

Salah satu wujud dari hablumminannas adalah Konsep Bergerak Bersama yang diinisiasi oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi dalam meningkatkan pembangunan di kotanya.

Usai melaksanakan sholat tarawih dalam acara Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Iman, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kamis (16/5), Walikota yang lebih akrab disapa Hendi tersebut memberikan apresiasi kepada warganya karena telah mengawal dinamika kehidupan di Kota Lumpia ini dengan baik.

Hal itu terbukti dari suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu), sampai pelaksanaan Ramadhan di Kota Semarang kali ini juga berjalan dengan lancar.

“Seluruh penghargaan yang diterima oleh Kota Semarang selama ini hanya bonus. Saya pun hanya orang yang mewakili warga Kota Semarang untuk menerima. Maka yang luar biasa adalah kepedulian warga masyarakat kota Semarang untuk menjaga dan merawat lingkungannya agar lebih baik dan lebih hebat,” ujar Hendi.

Menurut Hendi, kerukunan di antara keberagaman yang terjadi di kota Semarang sulit diperoleh di tempat lain. Sebab di luar sana masih banyak orang-orang yang tidak saling menghargai.

“Di luar sana masih banyak orang-orang yang tidak saling menghargai. Contohnya, orang yang tidak puasa tidak menghargai orang berpuasa, yang memiliki bisnis menganggap orang berpuasa menghalangi usahanya,” tuturnya.

“Namun, hal itu tidak di kota Semarang. Di sini malah begitu indah. Orang yang tidak puasa dengan ikhlas menghargai orang berpuasa. Perbedaan yang ada di lingkungan kita itu hal yang wajar. Yang penting jangan dibawa terlalu panjang sehingga memunculkan dendam. Karena pada dasarnya kita adalah satu sedulur bangsa Indonesia dan warga Kota Semarang,” tambahnya.

Dia menyebut yang menjadi tantangan saat ini adalah seluruh masyarakat Kota Semarang mendukung pembangunan dengan cara saling berpartisipasi dalam pembangunan tersebut melalui pemanfaatan saluran komunikasi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Semarang.

“Jika kami sudah saling percaya dan ikhlas membangun kota ini, saya yakin hal-hal yang jelek akan dapat kita singkirkan,” pungkas Hendi.

Sementara KH Muhammad Gufron,S.Ag dalam tausiahnya mengimbau agar menjaga iman dan amal ibadah. Ia menyebutkan bahwa Allah SWT sayang kepada orang-orang yang beriman untuk itu hendaknya sebagai umat muslim tidak jauh dengan Allah.

“Jika merasa beriman maka jagalah pesan Allah, janganlah kamu mati kecuali kamu membawa iman. Caranya jadikan bulan Ramadhan ini sebagai latihan, yaitu latihan disiplin, sabar, peduli karena keimanan diwujudkan dengan ibadah,” paparnya. (SEN)