BAK Diusul Terima Penghargaan Tokoh Pegiat Literasi dari Sejumlah Lembaga

Minggu, 19 Mei 2019 - 10:05 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tokoh penggerak literasi Sulawesi Selatan yang juga tokoh penggerak perbukuan nasional, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) menerima sejumlah usulan dan dukungan dari komunitas literasi Sulsel, Ormas, Lembaga Kampus dan kepemudaan, Organisasi Profesi dan Perpustakaan di Sulawesi Selatan untuk menerima Penghargaan Tokoh Pegiat Literasi 2019. Penerimaan penghargaan itu bakal digelar Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Nasional di Jakarta.

Sejumlah lembaga dan penggiat literasi Sulawesi Selatan menyatakan sikap dukungan dan usulan yang ditujukan kepada Panitia Literasi Award 2019 di Jakarta. Berbagai pernyataan usulan dan dukungan diprakarsai Duta Baca Sulawesi Selatan, Reski Amalia Syafiin, dari Gerakan Sayang Buku dan Ibu Suka Membaca Sulawesi Selatan.

Sejumlah lembaga dan tokoh memberikan dukungan dan usulan kepada penggagas perpustakaan lorong Parangtambung ini, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, H. Muhyiddin, S.E.M.M. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bantaeng, Dra. Estha Karim, M.Ikom, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Moh. Hasan, S.H.M.H. Duta Anak Sulawesi Selatan, Duta Baca Sulawesi Selatan, Duta Baca Kota Makassar, Duta Genre Sulsel, Duta Sanitasi Sulsel, LPM Jongaya, Gerakan Sayang Buku dan Ibu Suka Membaca Sulsel, Seniman Sulsel M Anis Kaba, Ketua Skaven of Social Work Makassar, Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Tabriiz Group, Pemuda Peduli Kesejahteraan Sosial Indonesia Kota Makassar, Sains Institute Makassar, Perisai Putih Makassar, Komunitas Pekerja Buku Sulsel, Penerbit Yapensi, ketua BEM STIKS Tamalanrea, Forum Peduli Pendidikan Sulsel, IPM Cabang Mamajang Kota Makassar, Komunitas Pemuda Kontributif Kota Makassar, Ika Alumni Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Sulsel, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Sulsel, Forum Kecamatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Tamalate.

Menurut Reski, pihaknya memprakarsai aksi pengumpulan usulan dan dukungan bagi Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini, selain telah menjadi contoh sekaligus sintetis figur penggerak, penggagas dan motivator perpustakaan lorong Parangtambung, Bachtiar Adnan Kusuma juga tak sekadar berwacana, tapi membuktikan dalam tindakan dan gerakan sehari-hari bagaimana beliau menjadi contoh bagi keluarga sebagai sosok pemimpin yang gemar membaca dan menulis. “Dalam pergerakan literasi di Sulsel, beliau adalah tokoh yang konsisten, tidak loncat-loncat, kukuh mempertahankan gerakan literasi sebagai gerakan dakwah yang dirintisnya, tak pernah berhenti dalam sedetikpun,” kata Reski yang juga alumni terbaik Fakultas Hukum Unhas 2018.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Moh Hasan, S.H.M.H., menilai, deklarator Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini, dalam program literasi yang intensif-berkelanjutan kepada masyarakat terutama di dunia pendidikan baca tulis kaji dengan segala sumbangan pemikirannya termasuk sukses mengampanyekan budaya baca di Sulawesi Selatan termasuk pembuatan perpustakaan-perpustakaan sebagai sarana pembelajaran masyarakat.

“Saya mendukung dan mengusulkan saudara BAK karena layak dan patut diberi apresiasi secara nasional,” kata Moh Hasan, via rilis.

Sementara, Dra Estha Karim M.Kom selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, mengusulkan dan menyatakan mendukung penggagas Gerakan Sayang Buku dan Ibu Suka Membaca Sulsel atas perannya ikut serta terlibat menggagas Kabupaten Bantaeng sebagai Kabupaten Sayang Buku pertama di Sulsel pada 2010-2011.

Drs Muhyiddin Mustakim SE MM menyampaikan figur BAK atas perannya menggagas perpustakaan lorong di kota Makassar, Gerakan Wakaf Buku dan Gerakan 1.000 titik komunitas baca berbasis masjid di kota Makassar. Karea itu, Muhyiddin secara tegas memberik dukungan dan layak atas Anuegrah Literasi Pegiat Literasi bagi penggagas perpustakaan lorong ini.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Penulis Profesional Indonesia, Bambang Trim dan Kepala Balai Bahasa Sulsel Zaenab ikut mendukung dan mengusulkan BAK agar terpilih menjadi salah satu tokoh penerima Literasi Award 2019 di Jakarta. (ama)